E-Commerce RI Dikuasi China, Purbaya Turun Tangan Cari Bukti

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mendapatkan informasi bahwa bahwa pedagang China yang melakukan ekspor ke pasar luar negeri, termasuk Indonesia, mendapatkan insentif sebesar 15% dari pemerintahnya.

Kondisi ini membuat pedagang lokal di Tanah Air kalah saing. Purbaya pun menuturkan pihaknya akan menyelidiki hal ini lebih lanjut.


"Kalau barang dari China bersaing dengan barang dari sini secara langsung kita at cost disadvantage atau at price disadvantage. Kenapa? Saya denger kalau orang China ekspor itu dapat 15% tunjangan dari pemerintahnya. Betul apa enggak untuk barang-barang di sini kan saya double check," papar Purbaya saat Halal Bi Halal di kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/3/2026).

Baca: Asik! Warga Indonesia Bisa ke Korea Bebas Visa, Ini Syaratnya

Jika benar ada insentif, Purbaya menegaskan pemerintah harus mengambil langkah agar barang lokal bisa bersaing di pasar dalam negeri.

Purbaya pun mengaku akan mempertimbangkan pemajakan terhadap produsen atau eksportir China tersebut.

"Kalau itu kasusnya maka akan kita harusnya ambil langkah yang membuat barang kita bisa lebih bersaing di pasar dalam negeri sendiri," tegasnya.

Saat libur Lebaran, Purbaya diketahui sempat melakukan live di media sosial TikTok. Dia mendapat banyak keluhan dari masyarakat mengenai dominasi produk China di e-commerce dalam negeri.

Baca: Kata-Kata Bos Buruh Kritik Keras WFH ASN-Swasta, Sebut Keliru Soal BBM

Purbaya mengaku pemerintah saat ini tengah memikirkan langkah untuk memperkuat perusahaan domestik agar mampu bersaing di pasar digital.

"Saya lagi mikir gimana membalikkan marketplace-nya nggak hanya yang dikuasai China. Misalnya kan Tokopedia dikuasai China kan semuanya. TikTok mau disini juga," ujarnya saat ditemui selepas salat Id, Rabu (20/3/2026).


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Jan-Feb 2026, Surplus Dagang China Cetak Rekor USD 213,62 M

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Earth Hour 2026, Sekjen PBB Ajak Dunia Matikan Lampu dan Percepat Aksi Iklim
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Kadis Koperasi NTT pastikan bentrok di Waiburak tak terkait KDMP
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Jembatan Penghubung Antar Kecamatan di Ogan Ilir Ambruk, Akses Warga Terputus
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
BGN Tegaskan Isu Siswa Dipaksa Ambil MBG Saat Pelajaran Daring Hoaks!
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.