EtIndonesia. Sabtu lalu (21 Maret), sebuah meteorit berdiameter sekitar 3 kaki dan berat mencapai satu ton menembus atmosfer Bumi. Dengan kecepatan luar biasa sekitar 35.000 mil per jam, meteorit tersebut meledak di udara. Pecahannya kemudian menembus atap sebuah rumah warga di dekat Houston, meninggalkan pemandangan yang mengejutkan.
Ledakan keras pada Sabtu sore itu membuat warga Houston panik. Mobil pemadam kebakaran bahkan dikerahkan untuk menyisir jalan raya, namun tidak menemukan apa pun.
Sejumlah saksi mata menggambarkan mereka melihat cahaya hijau melintas dari langit, diikuti asap hitam dan suara ledakan keras.
NASA, berdasarkan rekaman video dari para saksi, mengkonfirmasi bahwa benda tersebut adalah meteorit.
Seorang penggemar fiksi ilmiah di Houston bernama Sherry James sedang merapikan rambut di rumahnya saat kejadian. Tiba-tiba ia mendengar suara aneh dari lantai dua.
Saat memeriksa, ia menemukan lubang di atap rumahnya, lantai kayu juga berlubang, dan di samping tempat tidur terdapat sebuah batu sebesar bola bisbol, namun lebih berat — yang ternyata adalah pecahan meteorit.
James merasa sangat bersemangat atas kejadian tersebut, dan menganggap meteorit itu sebagai “kunjungan mendadak dari luar angkasa.” (Hui)
Sumber : NTDTV.com





