DUA pendaki dilaporkan hilang di kawasan Gunung Dako, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Hingga hari kedua pencarian, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu belum berhasil menemukan korban.
Laporan awal disampaikan oleh rekan korban, Reza, pada Senin (23/3) pukul 14.16 WITA. Setelah menerima informasi, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli segera bergerak menuju lokasi pada pukul 14.34 WITA menggunakan kendaraan operasional.
Peristiwa bermula pada Senin (23/3) sekitar pukul 11.00 WITA. Kedua korban mendaki Gunung Dako bersama dua rekannya. Setibanya di Pos 3, kedua pendaki memilih beristirahat karena kelelahan, sementara dua rekannya melanjutkan perjalanan menuju puncak.
Sekitar pukul 13.00 WITA, dua pendaki yang menuju puncak kembali ke Pos 3, namun tidak menemukan kedua rekannya di lokasi. Mereka sempat melakukan pencarian di sekitar area, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke tim SAR.
Kedua pendaki yang hilang diketahui bernama Moh Agil (21) dan Moh Rifal (18). Hingga kini, tim SAR masih terus melakukan pencarian dengan berbagai metode dan koordinasi.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Tim membawa perlengkapan lengkap seperti alat navigasi, peralatan jungle, perangkat komunikasi, perlengkapan medis, serta alat evakuasi.
Kepala Kantor Basarnas Palu, Muh Rizal, menegaskan bahwa pencarian tetap menjadi prioritas.
“Hingga hari kedua, tim belum menemukan keberadaan korban. Kami akan segera menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik,” ujarnya di Palu, Rabu (25/3).
Basarnas mengimbau para pendaki untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pendaki disarankan menyiapkan perlengkapan dengan baik dan tetap berada bersama rombongan selama perjalanan guna mencegah kejadian serupa. (TB/I-1)





