KDM Siapkan Santunan Rp 150 Juta untuk Korban Elf Maut di Majalengka

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM turut berbelasungkawa atas kecelakaan maut yang menimpa satu keluarga di Karawang. Mobil Elf yang ditumpangi keluarga itu terbalik di Jalan Panjalu-Cikijing, Kabupaten Majalengka, dalam perjalanan pulang ke Karawang, Senin (23/3) malam.

Insiden tersebut menewaskan enam orang. Lima merupakan satu keluarga sedangkan, satu lainnya ialah sopir travel mobil tersebut.

"Saya menyampaikan ucapan duka yang mendalam atas meninggalnya enam orang warga Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, yang terdiri dari satu orang sopir dan satu keluarga berisi lima orang dalam kecelakaan di Majalengka. Elf travelnya masuk jurang setelah perjalanan dari Ciamis dan Pangandaran," kata KDM dalam video yang diposting di Instagramnya @dedimulyadi71, dikutip Rabu (25/3).

Sebagai bentuk empati, lanjut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan bantuan sebesar Rp 150 juta untuk keluarga korban yang ditinggalkan.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan Rp 150 juta sebagai bentuk rasa empati dan bekal bagi keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.

Dedi turut mendoakan para korban dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga meminta para pemudik berhati-hati saat melewati wilayah Jawa Barat, jangan memaksakan diri bila lelah dalam perjalanan.

"Lebih baik menepi daripada memaksakan diri. Keselamatan lebih utama daripada sekadar kecepatan," ujarnya.

Beri Trauma Healing

Sementara itu, Polres Majalengka memberikan trauma healing kepada para korban luka yang masih dirawat di RSUD Cideres, Majalengka, Rabu (25/3). ‎Langkah ini diambil guna memulihkan kondisi psikologis korban pasca-insiden.

Trauma healing diberikan oleh ‎‎Personel dari Bagian SDM Polres Majalengka dan Dokkes.

"Trauma healing ini bagian penting dari pemulihan. Kami ingin memastikan korban tidak hanya sembuh secara fisik, tapi juga mentalnya kembali stabil agar memiliki semangat untuk pulih," ujar Ipda Dony Arivanto, salah satu yang memberikan trauma healing.

‎‎Senada dengan Dony, Ipda Ade menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah musibah ini merupakan bentuk nyata misi kemanusiaan.

‎"Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan dukungan emosional bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah," tambahnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Broken Home dan Ayahnya Meninggal Dunia, Pria di Tangerang Nekat Panjat Papan Reklame Diduga Hendak Bunuh Diri
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Ledakan Terdengar di Beirut Lebanon, Sebabkan Kepanikan
• 18 jam laludetik.com
thumb
Pantau Arus Balik di Terminal Pulo Gebang, Seskab: Perjalanan Relatif Lancar
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ketika Mudik Tak Lagi dengan Roda Empat
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Wisata Jakarta Membludak Saat Lebaran 2026, Monas hingga Ragunan Diserbu 500 Ribu Lebih Pengunjung
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.