25 Titik Longsor Terjadi di Majalengka Usai Lebaran 2026

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Majalengka: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mencatat sedikitnya 25 titik longsor terjadi di wilayah selatan daerah itu setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Senin malam, 23 Maret 2026 atau usai Lebaran 2026. Puluhan titik longsor tersebut tersebar di 11 desa, dengan mayoritas kejadian berada di Kecamatan Lemahsugih.

“Setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan relawan, kami langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan kaji cepat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Agus Tamim dalam keterangannya di Majalengka, Rabu, 25 Maret 2026, melansir Antara.


Ia mengatakan pendataan terus dilakukan untuk memastikan jumlah titik terdampak, serta kebutuhan mendesak warga di lokasi bencana. Selain longsor, BPBD juga mencatat adanya kejadian pergerakan tanah di beberapa titik, banjir bandang di Desa Margajaya, serta satu rumah warga yang tersambar petir di Blok Pasir Cabe, Desa Sinargalih.

Menurut dia, wilayah selatan Majalengka memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap bencana longsor, terutama ketika curah hujan meningkat dalam waktu lama. BPBD Majalengka telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI-Polri, serta relawan untuk melakukan penanganan darurat di sejumlah lokasi terdampak.

Ia menjelaskan penanganan dilakukan berupa pembersihan material longsor, yang menutup akses jalan desa serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Agus menyebutkan beberapa akses jalan desa sempat tertutup material longsor, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Hingga kini, kata  Agus, tidak ada laporan korban jiwa akibat rangkaian bencana tersebut. Ia mengungkap tim gabungan dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta TNI-Polri melakukan penanganan di sejumlah titik menggunakan alat berat.

“Tim BPBD, Dinas PUTR dibantu TNI-Polri melakukan perbaikan di beberapa titik yang terkena longsoran dengan menggunakan alat berat, seperti di Jalan Ciranca dan ruas Padarek-Kalapadua,” ujar Agus.

Pihaknya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta mengoptimalkan penanganan, guna meminimalkan dampak lanjutan bagi masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 5 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Dedi Mulyadi Tak Mau Salah Langkah, Minta Waktu Cari Solusi Masalah Vina Cirebon dan Mantan Mertua
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Jawa Timur pada Rabu Pagi
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
LPG 3 Kg Langka di Lombok, Begini Penjelasan Pertamina
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Minum Kopi di Malam Hari Bisa Bikin Makin Impulsif Lho!
• 5 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.