Mabes TNI akan memberikan penghargaan kepada prajurit TNI yang punya prestasi di lapangan. Salah satunya adalah mereka yang bekerja pada masa penanganan bencana.
Mereka disebut telah mendukung kinerja dan program-program pemerintah.
“Dalam keberhasilan mendukung program pemerintah, kita juga memberikan penghargaan kepada prajurit TNI,” kata Aulia di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (25/3).
Salah satunya, bagaimana prajurit TNI turun dalam penanganan bencana hingga menjaga stabilitas keamanan di sejumlah wilayah.
“Hal ini kita lihat pada saat menangani bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Papua dan perbatasan darat wilayah Indonesia dengan negara lain, yaitu di antaranya dengan Malaysia, RDTL, dan Papua Nugini,” tutur Aulia.
Aulia menjelaskan penghargaan yang diberikan tidak hanya berupa kenaikan pangkat, tetapi juga kesempatan pendidikan.
“Penghargaan tersebut diberikan berupa kenaikan pangkat luar biasa dan prioritas prajurit untuk mengikuti pendidikan serta pemberian tanda jasa,” ucap Aulia.
Di sisi lain, TNI menegaskan akan menindak tegas prajurit yang melakukan pelanggaran hukum.
“Terhadap prajurit TNI yang melakukan pelanggaran hukum atau tindak pidana, TNI menyatakan tidak memberikan toleransi dan akan menindak secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Aulia.
Ia menyebut penegakan hukum dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari peradilan militer hingga pemberhentian tidak hormat.
“Baik melalui peradilan militer, penjatuhan hukuman disiplin berupa penahanan dan pemberhentian dari jabatan, maupun pemberhentian dengan tidak hormat dari dinas keprajuritan,” kata Aulia.
Menurutnya, hingga 2026 TNI terus melakukan penertiban dan penegakan hukum di seluruh jenjang kepangkatan.
“Sampai tahun 2026, TNI secara konsisten melaksanakan penertiban yang ditindaklanjuti dengan penegakan hukum terhadap prajurit di berbagai jenjang kepangkatan, baik perwira, bintara, maupun tamtama,” ujar Aulia.
TNI juga melakukan pembenahan internal melalui penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas kepemimpinan.
“Komitmen ini sekaligus menegaskan dukungan TNI terhadap kebijakan Presiden dalam memperkuat supremasi hukum serta memastikan setiap prajurit menjadi teladan dalam menjunjung tinggi hukum, disiplin, dan nilai-nilai kebangsaan,” pungkas Aulia.





