Kuwait Pangkas Produksi Minyak akibat Gangguan Selat Hormuz

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kuwait City: Perusahaan Kuwait Petroleum Corporation pada Selasa, 24 Maret 2026 mengumumkan penurunan produksi minyak mentah akibat terganggunya aktivitas pengiriman di Selat Hormuz.

Dalam pernyataan resminya, perusahaan itu menyebut keputusan tersebut diambil karena jalur pelayaran di perairan strategis itu menjadi sasaran serangan. Situasi ini disebut sebagai “eskalasi serius yang mengancam stabilitas pasar energi global.”

Baca Juga :

Angkatan Laut Inggris Siap Pimpin Operasi Buka Selat Hormuz
Dilansir dari Anadolu, Rabu, 25 Maret 2026, perusahaan tersebut menambahkan bahwa produksi dapat kembali ditingkatkan “dalam waktu relatif cepat” apabila konflik dengan Iran berakhir, dan berpotensi kembali ke kapasitas penuh dalam waktu tiga hingga empat bulan.

Namun demikian, perusahaan tidak mengungkapkan tingkat produksi terbaru yang sedang berjalan.

Sebelumnya, pada 10 Maret, Kuwait telah menurunkan produksi menjadi sekitar 500.000 barel per hari, jauh di bawah level lebih dari tiga juta barel per hari sebelum pecahnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Gangguan di Selat Hormuz telah berlangsung sejak awal Maret. Jalur ini biasanya dilalui sekitar 20 juta barel minyak setiap hari, sehingga gangguan yang terjadi mendorong kenaikan biaya pengiriman serta harga minyak global.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang hingga kini dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta sejumlah negara seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, sekaligus mengganggu pasar global dan sektor penerbangan internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras dan Konklusi Konstitusionalisme Prabowo
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 7 jam lalumediaapakabar.com
thumb
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jawa hingga NTT, Ini Daftar Wilayahnya
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah : KPK Didesak Moratorium Pengalihan Status Tahanan
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Libur Lebaran, Pengunjung IKN Mencapai 62 Ribu Orang
• 14 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.