Kementerian Perhubungan menyoroti fenomena kemacetan panjang hingga puluhan kilometer yang sempat terjadi di Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik Lebaran 2026.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengakui sempat terjadi kepadatan di kawasan tersebut, salah satunya dipicu oleh masih beroperasinya kendaraan sumbu tiga.
“Di gilimanuk memang ada terjadi kepadatan, itu karena memang masih banyaknya kendaraan sumbu tiga yang beroperasi,” ujar Dudy saat ditemui wartawan di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3).
Meski demikian, ia memastikan penanganan kepadatan tersebut dapat dilakukan dengan relatif cepat.
“Namun demikian kan kami dengan cepat kurang dari 24 jam, Alhamdulillah bisa menangani kepadatannya yang terjadi di Gilimanuk,” lanjutnya.
Sebelumnya, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk sempat mencapai sekitar 20 kilometer pada masa arus mudik Lebaran 2026. Bahkan, sejumlah pemudik harus menunggu hingga belasan jam, bahkan ada yang mengantre hingga 24 jam untuk bisa menyeberang ke Jawa pada Selasa (17/3) lalu.
Menhub menegaskan, peristiwa tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran di tahun mendatang.
“Itu menjadi bahan evaluasi kami untuk bila tahun depan, apabila dalam pelaksanannya masih ditemukan hal-hal seperti itu,” katanya.





