Terdapat dua tipe dari dua brand berbeda yang semuanya berada di bawah 1 bendera group yaitu Chery. Yaitu Chery itu sendiri melalui J6 dan J6T lalu iCAR melalui V23. iCAR sendiri baru saja masuk ke Indonesia secara resmi pada awal 2026 dan memamerkan model kendaraannya di pameran otomotif IIMS 2026.
Sementara Chery yang membawa J6 sejak akhir 2024 silam di pameran otomotif GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW), langsung menuai sukses besar dalam penjualannya. Mengingat saat itu SUV boxy dengan penggerak full listrik baru mobil ini saja.
Lalu seperti apa fitur dan performanya? Yuk kita ulas satu-satu. iCAR V23 iCAR V23 adalah SUV listrik bergaya retro-modern yang dirilis di Indonesia pada Februari 2026, menonjolkan desain boxy 'Born to Play' dengan fitur modular. Mobil ini menawarkan opsi penggerak 2WD dan 4WD, baterai dengan jangkauan hingga 501 km, serta kemampuan off-road ringan. Baca Juga:
Cek Harga OTR Jakarta BYD per Maret 2026
Bergaya boxy (kotak) seperti SUV off-road, lampu depan bulat LED, dan pelek 21 inci. Tersedia pilihan motor listrik RWD (100 kW/134,1 HP) dan AWD (155 kW/208,1 HP). Terdapat 3 opsi baterai, yaitu 47,28 kWh (301 km), 59,93 kWh (401 km), dan 81,76 kWh (501 km).
Mobil ini memiliki dimensi Panjang 4.220 mm, lebar 1.915 mm, dan ground clearance yang mumpuni untuk off-road ringan (hingga 210 mm). Jadi pastinya sangat cocok untuk digunakan berpetualang. Sementara sistem plug & play dengan lebih dari 20 titik modular untuk kustomisasi, head unit besar, dan interior berkonsep sporty. Chery J6 dan J6T Pelopor SUV boxy pertama di Indonesia bisa dibilang Chery melalui J6-nya. Mobil ini langsung mendapatkan sambutan hangat dari konsumen otomotif di Indonesia. Namun akhir 2025 lalu, mobil ini mendapatkan versi update terbarunya dengan label J6T.
Namun bukan berarti versi J6 tak lagi dipasarkan, lantaran J6T merupakan varian flagship dari J6 itu sendiri. Varian ini lebih tangguh dan sporty dari Chery J6 reguler, resmi dipasarkan di Indonesia (akhir 2025) dengan harga Rp500 jutaan.
Fokusnya pada gaya offroad lebih kental, baterai lebih efisien, ground clearance lebih tinggi, dan fitur interior lebih canggih. Keduanya dipasarkan berdampingan, menyasar konsumen urban yang menyukai adventure. Baca Juga:
Harga Honda PCX Bekas Tahun 2025, Sedang Naik Daun
Lalu dari sisi performa & baterai, diklaim J6T lebih baik. Varian RWD J6T dibekali dengan baterai LFP 65,9 kWh, jarak tempuh 431 km (NEDC), tenaga 181 hp, torsi 220 Nm. Sedangkan varian iWD (AWD) J6T dibekali baterai LFP 69,77 kWh, jarak tempuh 436 km (NEDC), tenaga 205 kW (275 hp), torsi 385 Nm. Sebagai perbandingan, J6 standar memiliki jangkauan 413–426 km.
Kemampuan offroad & desain kaki-kaki J6T memiliki ground clearance 225 mm (lebih tinggi dari 195 mm pada J6). Mobil ini sanggup melibas kedalaman air hingga 625 mm, approach angle 26°, dan departure angle 28°.
J6T menggunakan material soft touch, konsol tengah split, kursi sporty dengan pijat, speaker Infinity, voice command "Hello Chery", dan wireless charging 50W. Sementara pengisian daya J6T mendukung max charging power 100 kW, mengisi baterai 30% ke 80% hanya dalam 25 menit. Mau pilih yang mana?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





