Terkini.id, Makassar – Sebuah video yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), tengah melakukan perjalanan ke Teheran, Iran dalam rangka misi perdamaian pada Rabu, 25 Maret 2026.
Namun, kabar tersebut diluruskan oleh Juru Bicara JK, Husain Abdullah. Husain menegaskan bahwa perjalanan JK selama 25-28 Maret 2026 terkait undangan dialog perdamaian di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
Menurut Husain, video yang memperlihatkan JK berada di dalam pesawat bersama mantan Menteri Hukum dan HAM RI, Hamid Awaluddin, merupakan dokumentasi perjalanan untuk menghadiri agenda dialog perdamaian di negara-negara ASEAN.
“Penerbangan ini dalam rangka Pak JK menghadiri undangan dialog tentang perdamaian di beberapa negara ASEAN, selama 25–28 Maret 2026,” jelas Husain Abdullah menanggapi video yang beredar, saat dihubungi terkini.id, Rabu 25 Maret 2026.
Sebelumnya, informasi mengenai keberangkatan JK juga disampaikan oleh pengusaha nasional Aksa Mahmud. Ia menyebut JK bertolak ke Thailand untuk urusan perdamaian.
Hal itu diungkapkan Aksa saat menjelaskan ketidakhadiran JK dalam agenda Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI 2026 yang mulai digelar pada Rabu, 25 Maret 2026.
Menurut Aksa, JK sebenarnya dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut. Namun, agenda lawatan ke Bangkok membuatnya harus membatalkan kehadiran.
“Tadi Pak JK sampaikan tak bisa hadir karena mau ke Thailand urus perdamaian,” ujar Aksa dalam sambutannya di acara halal bihalal KKDB Barru.
Sebagai informasi, PSBM merupakan forum pertemuan para saudagar Bugis-Makassar yang digagas oleh Jusuf Kalla bersama Aksa Mahmud dan tokoh lainnya, termasuk Alwi Hamu.




