PBB Sebut Perang Timur Tengah di Luar Kendali, Peringatkan Dampak Meluas

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebut perang yang terjadi di Timur Tengah saat ini sudah berada di luar kendali. Ia memperingatkan konflik yang terus berlanjut akan memicu krisis kemanusiaan dan dampak ekonomi global yang lebih luas.

"Konflik ini telah melampaui batas yang bahkan dibayangkan para pemimpin dunia," kata Guterres dilansir AFP, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, dunia kini menghadapi risiko perang yang semakin meluas, diiringi meningkatnya penderitaan manusia serta guncangan terhadap perekonomian global.

"Ini sudah terlalu jauh," tegas Guterres.

Baca juga: Pangkalan Militer Irak Diserang Lagi, 7 Personel Keamanan Tewas

Guterres pun menyerukan agar semua pihak segera menahan diri dan mencari jalan keluar damai guna
mencegah eskalasi konflik yang lebih besar.

Kawasan Timur Tengah kini kian memanas. Di tengah konflik dengan Iran, militer Israel kini menggempur habis-habisan Lebanon. Ribuan orang tewas karena serangan Israel.

Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah sejak 2 Maret lalu, ketika kelompok Hizbullah yang didukung Iran melancarkan serangan roket terhadap Israel. Serangan itu diklaim Hizbullah sebagai respons atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Israel membalas dengan serangan udara besar-besaran terhadap wilayah Lebanon, yang diklaim menargetkan posisi Hizbullah. Tidak hanya itu, Tel Aviv juga mengerahkan pasukan darat untuk menyerbu area perbatasan Lebanon.

Baca juga: Lebanon Tetapkan Dubes Iran 'Persona Non Grata'


Laporan harian Kementerian Kesehatan Lebanon, seperti dilansir Anadolu Agency dan Middle East Monitor, Rabu (25/3/2026), menyebut bahwa sedikitnya 33 orang tewas dan 90 orang lainnya mengalami luka-luka dalam 24 jam terakhir.

Dengan tambahan tersebut, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, total korban tewas sejauh ini mencapai 1.072 orang. Sebanyak 2.966 orang lainnya mengalami luka-luka.

Dalam laporan detailnya, Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan bahwa sedikitnya 17 orang tewas dan 20 orang lainnya luka-luka sepanjang Selasa (24/3) akibat serangan udara dan tembakan artileri Israel yang menargetkan bangunan permukiman dan area-area di berbagai wilayah Lebanon.




(eva/wnv)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demi Kelancaran Arus Balik, Pemudik Diminta Manfaatkan Diskon Tarif Tol 30% pada 26-27 Maret
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Purbaya Usul WFH Tiap Jumat, Anggota DPR tidak Setuju: Nanti Dimaknai Libur Panjang
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Investor Berburu Cuan Saat Konflik Memanas: Ini Deret Saham Paling Moncer di AS
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Seorang Pelajar di Blora Tewas Akibat Ledakan Petasan Berukuran Besar, Berawal dari Main di Sungai
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Cannavaro Beri Peringatan Keras! Italia Terancam Kehilangan Identitas Sepak Bola Jelang Play-off Piala Dunia 2026
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.