Penulis: Arny Sinurat
TVRINews, Kota Cilegon
Peningkatan arus lalu lintas penyeberangan mulai terpantau di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, baik untuk penumpang yang menuju Pulau Sumatera maupun yang kembali ke Pulau Jawa sejak H+3 Lebaran, Selasa, 24 Maret 2026. Lonjakan ini terjadi seiring berakhirnya masa cuti bersama libur Lebaran 2026.
Pergerakan kendaraan dan penumpang terlihat meningkat, terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi kepadatan di kawasan pelabuhan.
Dinas Perhubungan Provinsi Banten memprediksi gelombang kedua puncak arus balik akan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.
Periode ini bertepatan dengan berakhirnya libur sekolah, sehingga jumlah pemudik yang kembali diperkirakan semakin bertambah.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan, termasuk berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Ada komunikasi dari Pelabuhan Merak dengan BPTD Lampung terkait penambahan armada kapal. Sistem TBB (Tiba-Bongkar-Berangkat) juga diimplementasikan untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhandan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujar Tri Nurtopo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten.
Selain itu, pengaturan operasional juga diterapkan di Pelabuhan Ciwandan. Pelabuhan yang sebelumnya difungsikan untuk penyeberangan kendaraan roda dua tersebut tidak dioperasionalkan pada siang hari.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan, mengingat pada waktu yang sama terjadi peningkatan arus wisatawan menuju dan dari kawasan wisata Pantai Anyer.
Dengan pengaturan tersebut, diharapkan arus lalu lintas di sekitar pelabuhan tetap terkendali selama masa arus balik Lebaran.
Editor: Redaksi TVRINews





