REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO, – Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, memastikan layanan tetap optimal di tengah peningkatan penumpang sebesar 7,1 persen selama periode angkutan Lebaran 2026. Muhammad Tohir, General Manager Bandara Juanda, menyatakan bahwa peningkatan ini terjadi dari 13 hingga 24 Maret 2026.
Tohir menjelaskan bahwa pada tahun 2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 478.813 orang, sementara pada 2026 meningkat menjadi 512.685 penumpang. “Peningkatan ini menunjukkan adanya tren positif mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran, khususnya melalui transportasi udara,” ujarnya.
Lonjakan penumpang ini sejalan dengan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat yang memanfaatkan libur Hari Raya Idul Fitri untuk pulang kampung maupun berwisata. Berdasarkan data penerbangan pada Selasa (24/3), rute menuju Bandara Soekarno Hatta menjadi yang paling ramai dengan 9.802 penumpang. Rute lain yang juga padat yaitu menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan 5.463 penumpang dan Bandara Sultan Hasanuddin dengan 4.855 penumpang.
Secara kumulatif, rute menuju Bandara Soekarno Hatta mencatatkan 98.438 penumpang selama periode 13 hingga 24 Maret 2026, diikuti oleh Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan 54.884 penumpang dan Bandara Sultan Hasanuddin dengan 50.881 penumpang. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa rute-rute utama domestik tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan udara selama periode Lebaran.
Manajemen Bandara Juanda memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+7 atau 29 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sekitar 51.461 orang.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.