Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, datang ke acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah di rumah Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Puri Cikeas, Bogor, pada Sabtu (21/3).
Pada momen itu, Anies tampak bercengkerama dengan SBY dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengungkapkan acara Halal Bihalal tersebut sama sekali tidak menggunakan undangan kepada siapa pun, termasuk Anies.
“Acara itu open house Idulfitri Partai Demokrat, terbuka untuk siapa pun, tidak ada undangan,” ucap Herman saat dikonfirmasi, Rabu (25/3).
Meski tanpa undangan, Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyebut siapa pun yang datang tentu disambut baik. Namun, Herzaky memastikan Anies diterima dengan hangat oleh SBY.
“Siapa saja yang datang untuk bersilaturahmi dengan beliau dan keluarga besar tentu disambut dengan baik. Namanya momen Lebaran. Salah satu yang hadir memang betul ada Mas Anies. Seperti halnya tamu-tamu lain, tentu diterima dengan baik oleh Bapak SBY selaku tuan rumah,” ucap Herzaky saat dikonfirmasi, Rabu (25/3).
Ia mengatakan selama open house, SBY ditemani AHY untuk menyambut setiap tamu.
“Siapa saja yang mau datang dipersilakan. Namanya Lebaran, yang hadir tentu ingin bersilaturahmi dan meminta maaf. Mas AHY selaku anak sulung Pak SBY tentu ikut menemani dan menyambut semua tamu yang hadir,” tambahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Anies, Usamah Abdul Aziz, mengaku tidak mengetahui pembahasan yang terjadi di antara ketiganya selama pertemuan silaturahmi tersebut.
“Iya betul (Anies halal bihalal dengan AHY dan SBY), soal pembahasan saya tidak tahu,” ucap Usamah saat dihubungi, Senin (25/3).
Yang pasti, Usamah mengatakan komunikasi antara Anies dan AHY selama ini berjalan baik. Ia menyebut, kedatangan Anies merupakan bentuk silaturahmi di momen Lebaran.
“Komunikasi selama ini baik, Lebaran saling bersilaturahmi hal biasa,” tuturnya.
Sebelumnya, hubungan Anies dan AHY sempat menjadi sorotan saat keduanya batal berpasangan pada Pilpres 2024.
Saat itu, Anies memilih Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, sebagai calon wakil presiden.





