Godzilla El Nino Hantam Indonesia Mulai April 2026, Ini Dampak Serius yang Mengintai

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi El Nino - Sisa-sisa cekungan tempat minum ternak di Mudzi, Zimbabwe, pada 2 Juli 2024. Di Zimbabwe, kekeringan akibat El Nino memengaruhi jutaan orang, dan anak-anak paling berisiko. (Sumber: Foto AP/Aaron Ufumeli)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ancaman musim kemarau ekstrem mulai membayangi Indonesia.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi fenomena El Nino kuat atau “Godzilla” akan terjadi mulai April 2026.

Godzilla El Nino diproyeksikan membawa dampak nyata berupa kekeringan panjang, krisis air, hingga peningkatan risiko kebakaran hutan di sejumlah wilayah.

Fenomena ini bukan sekadar anomali cuaca biasa. El Nino 2026 diperkirakan memiliki intensitas besar yang mampu mengubah pola hujan secara signifikan.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Kemarau 2026 di Jawa Tengah di Bawah Normal, Warga Diminta Waspada Kekeringan

Bahkan, dampaknya akan terasa selama berbulan-bulan, seiring berlangsungnya musim kemarau hingga Oktober 2026.

Situasi menjadi semakin serius karena El Nino akan diperkuat oleh Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

Kombinasi dua fenomena ini akan membuat pembentukan awan hujan di Indonesia menurun drastis, karena konsentrasi hujan justru bergeser ke wilayah Samudra Pasifik.

Dampak paling nyata akan dirasakan di wilayah selatan Indonesia, terutama Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Daerah-daerah ini berpotensi mengalami kemarau yang lebih panjang dari biasanya, dengan curah hujan yang jauh berkurang. 

Kondisi tersebut membuka risiko kekeringan luas, mulai dari berkurangnya pasokan air bersih hingga terganggunya sektor pertanian.

Penurunan curah hujan juga diperparah oleh efek IOD positif yang menyebabkan suhu laut di sekitar Sumatera dan Jawa menjadi lebih dingin. 

Kondisi ini membuat pembentukan awan hujan semakin terhambat, sehingga potensi hujan semakin kecil.

Dampak lanjutan yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan. 

Baca Juga: BMKG Ungkap Penyebab Musim Kemarau 2026 di Jawa Timur Lebih Panjang dan Kering

Saat tanah dan vegetasi mengering, potensi munculnya titik panas akan meningkat tajam.

Hal ini dapat memicu kebakaran skala besar seperti yang pernah terjadi pada periode El Nino sebelumnya.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Godzilla El Nino
  • El Nino 2026
  • dampak El Nino Indonesia
  • kemarau panjang 2026
  • kekeringan Indonesia
  • IOD positif
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
One Way Nasional Resmi Dihentikan, Contraflow Km 70–55 Masih Berlaku
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Senator AS Bernie Sanders Tolak Dana Rp 3.100 Triliun untuk Perang Iran
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pahami Perbedaan PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tips Mengurangi Efek Kafein Tanpa Menghentikan Kebiasaan Minum Kopi
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mendagri Ingatkan Pemda Efisiensi, Kurangi Perjalanan Dinas Tak Mendesak 
• 13 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.