Motor Listrik Lebih Irit, Biaya Disebut Tinggal Seperlima

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Lonjakan harga minyak dunia yang menembus kisaran 100 dolar AS per barel mulai berdampak pada biaya operasional kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Di tengah tekanan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyoroti potensi besar penghematan dari penggunaan kendaraan listrik, khususnya sepeda motor.

Menurut Prabowo, peralihan ke motor listrik dapat memangkas pengeluaran masyarakat secara signifikan. Bahkan, biaya operasionalnya disebut hanya sekitar seperlima dibandingkan kendaraan konvensional.

Baca Juga :
Purbaya Takut Suplai BBM Terhenti, Warga Diminta Siap-Siap Hadapi Krisis Energi
Mendagri Tito Sebut Wacana WFH Satu Hari Sepekan Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

“Kita sudah bikin simulasi, ternyata si yang naik motor, kalau dia pakai listrik, pengeluarannya tinggal 20 persen, seperlima,” ujar Prabowo dalam tayangan resminya dikutip VIVA Otomotif, Kamis 26 Maret 2026.

Artinya, pengguna motor listrik berpotensi menghemat hingga 80 persen biaya energi dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Perbedaan ini terutama dipengaruhi oleh sumber energi yang digunakan.

Jika motor konvensional bergantung pada BBM yang harganya fluktuatif mengikuti pasar global, motor listrik menggunakan energi listrik yang cenderung lebih stabil dan dapat diproduksi dari dalam negeri.

Prabowo menegaskan, kondisi geopolitik global saat ini menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada BBM. Ia bahkan menyebut situasi ini sebagai “wake up call” untuk mempercepat transisi energi, termasuk di sektor transportasi.

“Jadi ini game changer. Ini game changer,” kata dia.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki rencana besar untuk mengonversi berbagai moda transportasi ke tenaga listrik. Tidak hanya sepeda motor, tetapi juga mobil, truk, hingga alat berat.

“Semua motor kita akan kita konversi menjadi motor listrik. Semua mobil, semua truk, semua traktor harus tenaga listrik,” tutur dia.

Di sisi lain, kendaraan berbahan bakar minyak disebut akan tetap ada, namun penggunaannya akan semakin terbatas. Bahkan, Prabowo menyinggung bahwa kendaraan bermesin bensin nantinya akan lebih banyak digunakan oleh kalangan tertentu.

“Yang punya Lamborghini, Ferrari, silakan pakai bensin, bayar saja harga dunia,” ujarnya.

Selain mendorong elektrifikasi kendaraan, pemerintah juga berupaya memperkuat pasokan energi listrik dari sumber dalam negeri. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya serta menghentikan penggunaan pembangkit diesel yang dinilai mahal.

Baca Juga :
Prabowo Bakal Kunker ke Jepang Akhir Maret, Temui Kaisar hingga PM
Arahan Khusus Prabowo ke Kepala BGN: Tingkatkan Standar SPPG dan Kualitas MBG
Disinggung Prabowo Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Gubernur Kaltim Minta Maaf

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensos Gus Ipul Pecat 1 PNS & 3 PPPK yang Melakukan Pelanggaran Disiplin Berat
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Pemkab Badung Perketat Pengawasan Pendatang di Terminal Mengwi saat Arus Balik Lebaran
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Didukung Sebuah Negara, AS dan Israel Dituding Ingin Duduki Salah Satu Pulau di Iran
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mensos Tegaskan Siap Pecat ASN dan P3K Indisipliner Usai Libur Lebaran
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Mendagri Tito Tegaskan Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
• 23 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.