Pantau - Iran memperkuat pertahanan di Pulau Kharg dengan memasang ranjau serta mengerahkan pasukan dan sistem pertahanan udara untuk mengantisipasi kemungkinan operasi darat Amerika Serikat.
Penguatan Militer di Pulau StrategisLangkah tersebut dilakukan dalam beberapa pekan terakhir, sebagaimana dilaporkan CNN yang mengutip sumber intelijen AS.
Penguatan mencakup penempatan sistem pertahanan udara portabel serta ranjau anti-personel dan anti-lapis baja di sekitar pulau, terutama di titik yang berpotensi menjadi lokasi pendaratan pasukan.
Komando Pusat AS (CENTCOM) disebut terus memantau perkembangan di Pulau Kharg, termasuk indikasi pemasangan jebakan di area strategis.
Ketegangan AS-Iran MeningkatSebelumnya, Presiden AS Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan opsi untuk mengambil alih Pulau Kharg guna memaksa Iran membuka kembali Selat Hormuz.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga menyatakan seluruh opsi tetap terbuka, termasuk kemungkinan pengerahan pasukan ke wilayah tersebut.
Ketegangan meningkat setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran pada akhir Februari yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Situasi ini menandai eskalasi konflik yang terus berkembang di kawasan dengan risiko konfrontasi lebih luas.




