Ini Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Selama Periode Mudik Lebaran

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jasa Marga menyebut microsleep atau tidur singkat saat berkendara menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

Ini Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Selama Periode Mudik Lebaran (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan microsleep atau tidur singkat saat berkendara menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran. 

Kondisi ini dinilai kerap terjadi tanpa disadari pengemudi, terutama saat tubuh mengalami kelelahan.

Baca Juga:
Bahlil Bakal Naikkan Harga Bijih Nikel dalam Waktu Dekat

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan perlambatan kendaraan di jalan tol tidak selalu disebabkan kepadatan lalu lintas, tetapi juga karena adanya pengemudi yang kehilangan konsentrasi akibat tertidur sesaat.

"Ketika jalan melambat, bukan karena apa-apa, tapi tertidur," katanya dalam konferensi pers di Jasa Marga Tollroad Command Center pada Rabu (25/3/2026).

Baca Juga:
1,9 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Jasa Marga Imbau Manfaatkan Diskon Tarif Tol 30 Persen

Menurutnya, petugas kepolisian bersama patroli jalan tol beberapa kali menemukan pengemudi yang tertidur saat berada di jalur perjalanan. Bahkan, lebih dari lima pengemudi dibangunkan petugas saat patroli berlangsung.

Rivan menjelaskan, kondisi fisik pengemudi sangat memengaruhi keselamatan perjalanan, terutama pada masa mudik ketika banyak orang menempuh perjalanan jauh setelah sahur atau beraktivitas sejak dini hari.

Baca Juga:
Iran Tolak Gencatan Senjata, Ingin Perang Sepenuhnya Berakhir

"Artinya fisik pengemudi pun harus dijaga. Karena mungkin habis sahur, kan mesti kenyang sedikit ya, agak pengaruh pada ngantuk ya, microsleep seperti itu," tuturnya.

Ia menambahkan, sebagian besar kecelakaan yang terjadi selama arus mudik berkaitan dengan menurunnya fokus dan konsentrasi pengemudi. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan berkendara, pengaturan waktu istirahat, serta menjaga kondisi tubuh dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Naik di Tengah Pembicaraan Gencatan Senjata AS

"Dan terbukti bahwa kebanyakan dari accident selalu ngantuk. Nah, fokus, konsentrasi, penataan, kepatuhan, taat terhadap apa yang dilakukan itu penting berpengaruh. Bukan dampaknya saja," kata Rivan.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Mendesak Sekutu Tingkatkan Dukungan untuk Atasi Krisis Selat Hormuz
• 6 jam lalupantau.com
thumb
KPK Hormati Pelaporan Pimpinan hingga Deputi ke Dewas Terkait Gus Yaqut
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Rekayasa SPT Berujung Vonis, PT Gala Bumiperkasa Didenda Rp213 Miliar hingga Aset Disita
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
DPR Dorong Penguatan Intermoda di Terminal Oso Wilangun Surabaya
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Tragedi Kematian Harimau Benggala di Bandung Zoo, DPRD Jabar Desak Perbaikan Tata Kelola
• 28 menit lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.