Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan optimalisasi layanan angkutan Lebaran 2026 untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran perjalanan penumpang di seluruh jaringan kereta api.
Peninjauan Langsung dan Peningkatan LayananDirektur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan seluruh titik layanan diperkuat mulai dari stasiun hingga perjalanan kereta.
“Setiap titik layanan kami pastikan berjalan optimal agar pelanggan merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Mulai dari stasiun, di atas kereta, hingga tiba di tujuan, seluruhnya kami jaga dengan standar pelayanan yang konsisten,” ungkapnya.
Ia melakukan peninjauan langsung ke Daop 9 Jember dan Daop 8 Surabaya untuk memastikan kesiapan operasional serta pengalaman pelanggan tetap terjaga.
Peninjauan meliputi fasilitas stasiun, ruang pengatur perjalanan kereta, hingga interaksi dengan petugas dan penumpang di sejumlah stasiun seperti Ketapang, Jember, Surabaya Pasarturi, dan Surabaya Gubeng.
Penjualan Tiket Capai 97,7 PersenKAI mencatat hingga 25 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, penjualan tiket angkutan Lebaran mencapai 4.394.930 atau 97,7 persen dari total kapasitas.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut tingginya penjualan menunjukkan pola perjalanan masyarakat yang semakin terencana.
“Perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan saat ini memasuki fase arus balik. Kereta api menjadi pilihan karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan,” ujarnya.
Penjualan tiket kereta api jarak jauh bahkan mencapai 104,9 persen dari kapasitas, sementara kereta lokal mencapai 69,8 persen.
KAI menegaskan akan terus menjaga kualitas layanan agar perjalanan selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026 berlangsung lancar, tepat waktu, dan aman bagi seluruh pelanggan.




