Dikutip melalui Marca, nama-nama besar seperti Vinícius Júnior, Fede Valverde, Thibaut Courtois, Tchouaméni, hingga Rüdiger disebut berada di garda terdepan dalam mendukung sang pelatih untuk bertahan.
Para pemain di ruang ganti merasa nyaman dengan kepemimpinan Arbeloa yang dinilai mampu meredam tekanan di internal tim.
Arbeloa mengambil alih kepelatihan setelah pemecatan mengejutkan Xabi Alonso. Sejak hari pertama, ia menegaskan pendekatan yang lebih memprioritaskan pada man-management dibandingkan penerapan taktik yang kaku.
Baca Juga :
Klopp Speak Up! Eks Bos Liverpool Labeli Rumor ke Real Madrid Hoaks, Masih Betah di Red Bull?Strategi ini serupa dengan jejak para pelatih sukses Madrid terdahulu, di mana pemain diberikan kebebasan berekspresi di lapangan hijau. Hasilnya, performa individu pemain meningkat drastis karena mereka tidak lagi dibebani oleh instruksi taktis yang terlalu rumit.
Meski performa tim belum sepenuhnya dominan di setiap pertandingan, kestabilan mulai terlihat di bawah kendali Arbeloa.
Kemenangan krusial atas Manchester City dan Atletico Madrid dalam beberapa pekan terakhir menjadi bukti bahwa tim sedang berada dalam tren positif.
Pelatih 43 tahun itu juga dihargai karena integritasnya. Ia selalu pasang badan dalam membela pemain di depan publik.
Pihak klub juga puas dengan suasana yang dibangun Arbeloa, juga hubungan yang solid antara staf pelatih dan pemain.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





