IHSG Ditutup Melemah, Saham BBCA, BUMI hingga AADI ke Zona Merah

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,89% pada Kamis (26/3/2026). Sejumlah saham seperti BBCA, BUMI, hingga AADI melemah signifikan pada perdagangan sore ini.

Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 16.00 WIB IHSG berada pada posisi 7.164 atau turun 1,89%. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 7.152-7.323.

Tercatat, 292 saham menguat, 380 saham melemah, dan 148 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar terpantau turun ke posisi Rp12.620 triliun.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai Rp1 triliun. Saham BBCA ditutup melemah 0,36% ke level Rp6.875 per saham.

Saham lain yang juga melemah sore ini adalah saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang turun 5,31% ke level Rp214 per saham, dan saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) yang melemah 1,79% ke level Rp10.975 per saham.

Saham-saham lain yang juga melemah signifikan sore ini adalah saham BMRI yang turun 2,62% ke level Rp4.840, saham ANTM melemah 5,25% ke level Rp3.430 per saham, dan saham TLKM melemah 3,94% ke level Rp3.170 per saham. 

Baca Juga

  • IHSG Dibuka Menguat Tipis, Saham AMMN, BBCA dan BBNI di Zona Hijau
  • IHSG Berpeluang Uji Resistance 7.400, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
  • IHSG Ditutup Menguat 2,75% Usai Libur Panjang, Saham BBCA, BUMI, hingga ASII Ngegas

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan IHSG melemah di tengah sinyal yang saling bertentangan dari AS dan Iran terkait potensi pembicaraan damai. Sementara itu, baru–baru ini Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan melakukan perjalanan ke Beijing pada 14–15 Mei untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden China Xi Jinping. 

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa pertemuan yang telah lama dinantikan tersebut kini akan berlangsung pada tanggal tersebut, setelah sebelumnya ditunda akibat meningkatnya ketegangan terkait konflik antara AS dan Iran. Kunjungan ini awalnya dijadwalkan dimulai pada 31 Maret. 

Di dalam negeri, pelemahan IHSG tertahan oleh optimisme bahwa ekonomi Indonesia tetap resilien, didukung oleh konsumsi musiman yang kuat selama Ramadan dan periode Idulfitri.

Sementara itu, Bank Indonesia menurunkan batas pembelian valas tunai bulanan menjadi US$50.000 dari sebelumnya US$100.000, efektif 1 April, guna meredam tekanan spekulatif terhadap rupiah. 

Di sisi lain, pemerintah berpotensi melonggarkan pembatasan produksi nikel dan batu bara termal jika harga tetap tinggi.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gelombang Laut Sultra Masih Aman, BMKG Imbau Nelayan Tetap Waspada
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Kakorlantas: 42% Pemudik Belum Masuk Jakarta, Anggota Antisipasi
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Jakarta Perlahan Kembali Berdenyut Usai Lebaran: Jalanan Padat, Orderan Ojol Meningkat
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Harga Minyak Bisa Tembus Rp2,5 Juta per Barel, Dunia Terancam Resesi!
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN 'Tancap Gas' Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
• 3 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.