Puasa Syawal, dari Niat, Tata Cara Hingga Jadwal Pelaksanaannya

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah, umat Islam dianjurkan melanjutkannya dengan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Ibadah Sunnah ini memiliki keutamaan besar, yakni pahala seperti berpuasa selama satu tahun penuh.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga
  • Agresi Dua Sejoli AS dan Israel ke Iran, Menuju Perang Armageddon Akhir Zaman?
  • Hujan Bom di Langit Israel, Rahasia di Balik Rudal Beranak-pinak Iran yang Porak-porandakan Zionis
  • Terungkap 5 Upaya Rahasia Meledakkan Masjid Al-Aqsa dan Provokasi Ekstremis Tiada Henti

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتَّاً مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: "Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun." (HR Muslim).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Puasa Syawal dapat dilaksanakan mulai 2 Syawal hingga akhir bulan. Menariknya, para ulama menjelaskan ada beberapa cara pelaksanaannya, termasuk fleksibilitas dalam niat, terutama bagi yang lupa berniat pada malam hari.

Tiga cara puasa Syawal:

1. Berturut-turut (Enam hari langsung)

Puasa dilakukan selama enam hari secara berurutan, biasanya mulai 2 hingga 7 Syawal. Cara ini merupakan pendapat mayoritas ulama Syafi’iyah.

2. Tidak berurutan (harian/selang-seling)

Puasa boleh dilakukan tidak berurutan, misalnya setiap Senin-Kamis atau hari-hari tertentu selama masih dalam bulan Syawal.

Pendapat ini menunjukkan fleksibilitas syariat, sehingga umat Islam tetap bisa meraih keutamaannya meski tidak mampu berpuasa secara berturut-turut.

3. Digabung dengan hari tertentu (misalnya Ayyamul Bidh)

Puasa Syawal juga bisa dilakukan bersamaan dengan puasa sunnah lain, seperti Ayyamul Bidh (tanggal 13-15 Hijriah). Cara ini menjadi alternatif bagi yang tidak langsung berpuasa setelah Idul Fitri.

Infografis Puasa Syawal Sekaligus Ganti Ramadhan, Bolehkah? - (Republika.co.id)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Andrie Yunus, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Reformasi TNI karena Dinilai Bahayakan Demokrasi
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Diskon Tarif Tol 30% Membantu Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sri Murni Sukses Rintis Usaha Laundry Berkat Program Pemerintah
• 21 menit lalutvrinews.com
thumb
BTS Pecahkan Rekor, Konser Comeback Ditonton 18,4 Juta Penonton Global di Netflix
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Hindari Puncak Arus Balik, Pemudik Motor Pilih Lakukan Perjalanan Lebih Awal
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.