FAJAR, MAKASSAR — Ketua KKSS, Andi Amran Sulaiman, mengingatkan bahaya krisis pangan dalam Forum PSBM XXVI yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, krisis pangan merupakan ancaman nyata yang berpotensi menggoyahkan stabilitas negara. Ketergantungan terhadap impor, kata dia, tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga dapat memunculkan tekanan politik dari negara pengekspor.
“Bayangkan, satu juta ton impor beras dapat membawa tekanan besar dari negara pengekspor kepada kita,” ujar Menteri Pertanian ini.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak cukup hanya dengan doa, tetapi harus disertai kerja nyata di lapangan.
“Doa tanpa tindakan tidak akan menghasilkan apa-apa. Kesuksesan membutuhkan kerja keras. Kita harus bersatu dan bergerak bersama,” tegasnya di hadapan peserta PSBM. (wid)





