Moskow: Pemerintah Rusia mengecam keras serangan yang terjadi di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr Nuclear Power Plant (NPP) di Iran.
Pernyataan ini disampaikan setelah laporan serangan yang terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, di dekat unit reaktor yang masih beroperasi.
Baca Juga :
Rusia Desak Solusi Politik Akhiri Perang Iran Melawan AS-Israel“Serangan tersebut berpotensi memicu bencana nuklir besar di kawasan,” sebut Pemerintah Rusia, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 26 Maret 2026.
“Aksi militer Amerika Serikat dan Israel juga telah menyebabkan banyak korban sipil di Iran,” imbuh kecaman tersebut.
Pihak Rusia memperingatkan bahwa serangan langsung ke fasilitas nuklir akan menimbulkan dampak kemanusiaan dan lingkungan yang tidak dapat dipulihkan. Mereka menegaskan keselamatan pekerja, termasuk tenaga ahli asal Rusia, kini berada dalam ancaman.
Moskow juga mendesak agar serangan terhadap infrastruktur nuklir segera dihentikan. Rusia meminta Badan Tenaga Atom Internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil tindakan tegas untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan belum ada jaminan dari Washington bahwa fasilitas nuklir Bushehr tidak akan menjadi target. Situasi ini dinilai meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan kawasan.
(Keysa Qanita)



