BEKASI, KOMPAS.com – Pengemudi mobil Suzuki APV berinisial H (32) diduga dalam kondisi tidak sadar atau mabuk saat berkendara hingga menabrak dua mobil sebelum akhirnya terjun ke area persawahan di dekat RS Ananda Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Dugaan tersebut disampaikan salah satu saksi mata di lokasi, Debi (45), yang turut membantu mengevakuasi pengemudi usai kejadian.
“Diduga mabok ya. Soalnya di baju ada bekas muntahan dia, terus ada aromanya juga. Kayak bangun tidur orangnya, linglung gitu,” ujar Debi saat ditemui Kompas.com.
Ia juga menduga pengemudi panik setelah menabrak kendaraan lain sehingga kehilangan kendali hingga masuk ke sawah.
“Kalau sopir lama enggak kayak gitu. Dia grogi kali habis nyenggol mobil,” kata dia.
Baca juga: Mobil APV Terjun ke Sawah di Babelan Usai Tabrak Dua Kendaraan
Debi mengaku sempat tidak ada warga yang berani mendekati pengemudi karena khawatir ada korban lain. Namun, ia akhirnya memberanikan diri untuk menolong.
“Yang angkat saya sendiri. Orang enggak ada yang berani (menolong). Yang penting kan saya ada kamera, ada bukti makanya saya berani. Kecuali ada korban saya takut ngangkat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Babelan Kompol Wito menjelaskan, peristiwa bermula saat mobil APV yang dikemudikan H menabrak Toyota Agya di sekitar kantor PLN, sekitar 800 meter dari lokasi kejadian.
“Pelaku berusaha diberhentikan tetapi masih melaju kencang. Akhirnya menabrak kembali mobil losbak, kemudian berusaha diberhentikan kembali hingga hilang kendali dan masuk ke dalam sawah,” ujar Wito.
Baca juga: Mudik Pakai Perahu Kayu ke Bekasi: Bebas Macet, Murah, tapi Penuh Risiko
Polisi masih menyelidiki kondisi pengemudi saat kejadian, termasuk dugaan pengaruh alkohol.
“Kami masih lakukan penyelidikan untuk itu. Namun demikian, dalam kecelakaan ini tidak ada korban luka maupun korban jiwa, hanya kerugian materiil,” kata dia.
Selain itu, kecepatan kendaraan saat kejadian juga masih dalam tahap analisis oleh unit Laka Lantas.
“Nanti akan dianalisis oleh Laka Lantas, karena kami sifatnya di sini adalah mengamankan sementara,” ujarnya.
Baca juga: Pasien IGD RSUD Kabupaten Bekasi Melonjak Saat Lebaran, Mayoritas Kelelahan
Proses EvakuasiHingga pukul 21.30 WIB, petugas kepolisian bersama warga masih berupaya mengevakuasi kendaraan dari lokasi.
Proses evakuasi terkendala kondisi medan berlumpur serta kerusakan pada kendaraan.





