Pantau - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara memetakan potensi kemacetan angkutan logistik berupa truk kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang diprediksi terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, seiring kembali beroperasinya aktivitas pasca libur Lebaran 1447 Hijriah.
Koordinasi Lintas Instansi untuk Antisipasi KemacetanKepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Rudy Saptari Sulesuryana mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju pelabuhan.
"Rapat koordinasi ini melibatkan KSOP, Pelindo, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, hingga Satlantas wilayah terkait," ungkapnya.
Ia menjelaskan aktivitas angkutan barang akan kembali berjalan normal pada hari pertama kerja setelah libur Idul Fitri sehingga berpotensi memicu peningkatan volume kendaraan secara signifikan.
Berdasarkan informasi dari KSOP, peningkatan volume kendaraan diperkirakan terjadi, namun tidak akan separah kemacetan yang sempat terjadi pada tahun 2025.
Pemerintah juga telah menerapkan pembatasan kendaraan sebagai langkah untuk menekan potensi kepadatan lalu lintas di kawasan pelabuhan.
Penempatan Personel dan Rekayasa Lalu LintasSudinhub Jakarta Utara menyiapkan rencana operasi dengan menurunkan sekitar 80 personel di sejumlah titik rawan kemacetan.
Kasiops Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya Sudinhub Jakarta Utara Yulza Ramadhoni menyebutkan pihaknya akan membantu kepolisian dalam pelaksanaan rekayasa lalu lintas saat terjadi kepadatan.
"Sekitar 80 personel kami terjunkan untuk membantu rekayasa lalu lintas bersama kepolisian," ujarnya.
Rekayasa lalu lintas akan dipimpin oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dengan dukungan Satlantas Polres Metro Jakarta Utara dan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Sejumlah ruas jalan yang menjadi fokus pengamanan antara lain Jalan Yos Sudarso, Jalan Enggano, hingga Jalan Babek TNI di kawasan Cilincing yang berpotensi dipadati truk besar.
Selain itu, kendaraan derek juga disiagakan untuk menangani kendaraan mogok agar tidak memperparah kemacetan.
Penanganan kemacetan turut melibatkan Satpol PP dan instansi terkait lainnya guna mencegah terjadinya antrean panjang di sekitar pelabuhan.




