Bukan Cuma Hemat Listrik, Energi Surya Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Modern

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perubahan gaya hidup masyarakat modern kini tak hanya soal pilihan fashion, makanan sehat, atau rutinitas olahraga. Kesadaran akan lingkungan juga semakin menjadi bagian penting dalam keseharian. Salah satu yang mulai banyak dilirik adalah penggunaan energi surya sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Tren ini terlihat dari pertumbuhan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Baik di sektor hunian, komersial, hingga industri, energi matahari mulai menjadi pilihan yang tidak hanya efisien, tetapi juga mencerminkan gaya hidup berkelanjutan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Baca Juga :
Sokong Swasembada Energi, Danantara dan Tsingshan Group Hibahkan PLTS ke Warga Sumenep
Gaya Hidup Ramah Lingkungan Makin Dilirik Masyarakat Global, Banyak Orang Mulai Beralih

Di balik tren tersebut, ada peran penting banyak pihak yang bekerja di balik layar—mulai dari perencanaan hingga instalasi sistem. Kolaborasi antara berbagai pelaku industri menjadi faktor utama yang mendorong adopsi energi bersih semakin meluas.

Dalam sebuah acara apresiasi yang digelar baru-baru ini, sejumlah mitra di bidang Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) mendapat sorotan atas kontribusi mereka dalam pengembangan energi surya di Tanah Air. Mengusung semangat tumbuh bersama secara bertanggung jawab, acara ini menjadi refleksi bahwa transisi energi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang kerja sama jangka panjang.

Pertumbuhan industri ini pun cukup signifikan. Dalam beberapa tahun terakhir, kapasitas terpasang PLTS, baik atap maupun non-atap, menunjukkan lonjakan yang cukup pesat. Hal ini menandakan bahwa semakin banyak pihak yang mulai beralih ke energi terbarukan sebagai bagian dari kebutuhan sekaligus gaya hidup modern.

“EPC memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahap proyek dari desain hingga konstruksi dijalankan dengan baik, sehingga sistem energi surya yang tangguh ini benar-benar terealisasi dan mendorong pertumbuhan industri secara nyata. Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus mendorong inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan energi surya. Kami berharap penghargaan, seperti EPC Appreciation 2026 oleh Xurya, dapat memotivasi pelaku industri untuk terus berkontribusi dalam percepatan transisi energi nasional,“ ungkap Harris, S.T, M.T., Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM Republik Indonesia, dalam keterangannya, dikutip Kamis 26 Maret 2026. 

Baca Juga :
Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi, Bahlil Ditunjuk Jadi Ketua
BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026
Pakar Energi Desak Pemerintah Segera Terbitkan Regulasi Semen Rendah Karbon, Ini Alasannya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Legislator PDIP Soroti Ancaman PHK PPPK Akibat Pembatasan Belanja Pemda
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Duel Raksasa MLS: Inter Miami vs LA Galaxy Siap Angkut Casemiro Musim Panas Ini
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Jubir Respons soal Anies Tak Diundang Halal Bihalal SBY di Cikeas: Islam Anjurkan Silaturahmi
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Kapan Iduladha 2026? Simak Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Direktur FC Emmen Akui Karier Tim Geypens Terancam usai Skandal Paspor WNI Dipermasalahkan di Liga Belanda
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.