JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026.
"Mengimbau masyarakat untuk menghindari periode puncak yang diperkirakan pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3),” katanya di Bakauheni, Lampung, Kamis (26/3/2026), via Antara.
Menurut Heru, arus balik Lebaran 2026 tidak terjadi serentak, tetapi meningkat secara bertahap.
"Setelah sempat landai, pergerakan kini kembali menguat dan diproyeksikan mencapai puncaknya dalam waktu dekat," ujarnya.
Heru mengatakan pihaknya memastikan seluruh kesiapan operasional berada pada level optimal untuk menghadapi arus balik Lebaran 2026.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Tol Cipali Padat Mulai dari KM 188 di Malam Hari | 26 MARET 2026
Ia juga mengungkapkan 49 persen pemudik telah kembali dari Sumatera ke Pulau Jawa selama arus balik Lebaran 2026.
“Total penumpang yang telah kembali ke Jawa pada periode 22-26 Maret 2026 pukul 14.00 WIB atau dari H hingga H+4 mencapai 444.223 orang atau sekitar 49 persen dari total penumpang saat arus mudik sebesar 898.864 orang,” ucapnya.
Ia mengatakan arus balik Lebaran sempat melandai di awal periode, tetapi kemudian pergerakannya kembali menguat dengan potensi lonjakan signifikan dalam beberapa hari ke depan.
Ia menyebut kondisi ini sebagai fase konsolidasi menuju puncak arus balik, di mana pergerakan yang sempat tersebar kini mulai terkonsentrasi kembali.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- arus balik
- arus balik lebaran
- balik
- asdp
- puncak arus balik
- puncak arus balik lebaran





