Trump Sebut Iran Izinkan 10 Kapal Tanker Minyak Lewati Selat Hormuz

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Trump sebut Iran telah mengizinkan sepuluh kapal tanker minyak untuk berlayar tanpa hambatan melalui Selat Hormuz

Trump Sebut Iran Izinkan 10 Kapal Tanker Minyak Lewati Selat Hormuz (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel -  Presiden AS Donald Trump menyebut, untuk menunjukkan iktikad baik dalam negosiasi, Iran telah mengizinkan sepuluh kapal tanker minyak untuk berlayar tanpa hambatan melalui Selat Hormuz yang mana jalur ini hampir sepenuhnya ditutup oleh ancaman serangan Iran selama berminggu-minggu.

"Kami sedang melakukan pembicaraan yang sangat substansial terkait Iran dengan orang-orang yang tepat. Mereka mengatakan untuk menunjukkan kepada Anda bahwa kami nyata, solid, dan kami ada di sana, kami akan memberi Anda delapan kapal minyak, delapan kapal, delapan kapal besar berisi minyak. Ini dua hari yang lalu, dan mereka akan berlayar besok. Itu tiga hari yang lalu," kata Trump.

Baca Juga:
Pemerintah Perkuat Stok Cadangan Pangan di Tengah Fenomena Godzilla El Nino

"Dan sebenarnya, mereka kemudian meminta maaf atas sesuatu yang mereka katakan dan mereka mengatakan kami akan mengirim dua kapal lagi, dan akhirnya menjadi 10 kapal," tutur dia.

Sebelumnya, harga minyak kembali lebih tinggi pada hari Kamis (27/3/2026), dengan Brent berada jauh di atas ambang batas USD100 per barel.

Baca Juga:
Prabowo Bakal Bertemu Anwar Ibrahim Hari Ini, Bahas Konflik Timur Tengah

Dilansir dari laman Investing Jumat (28/3/2026), kontrak berjangka minyak mentah Brent, terakhir naik 5,3 persen menjadi USD107,64 per barel. Sedangkan kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 4,5 persen menjadi USD94,39 per barel.

Di sisi lain, kekhawatiran terus meluas soal guncangan energi sehingga memicu kembali tekanan inflasi di berbagai negara di dunia, dan menyebabkan bank sentral mempertimbangkan kenaikan suku bunga. 

Baca Juga:
Polisi Prediksi Ada Potensi Kepadatan Arus Lalu Lintas di GBK saat FIFA Series 2026

OECD pun memperingatkan percepatan kenaikan harga dan revisi  pertumbuhan jika harga energi melonjak lebih lanjut karena konflik yang berkepanjangan. Pada pertemuan Kabinet, Trump juga mengungkapkan secara detail tentang apa yang ia sebut sebagai hadiah dari Iran terkait minyak dan gas awal pekan ini.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan militer negara itu telah membunuh Alireza Tangsiri, komandan angkatan laut Garda Revolusi Iran, dalam serangan semalam. 

Baca Juga:
Trump Klaim Iran Mohon Kesepakatan Akhiri Perang saat Teheran Keluarkan Tuntutan Baru

Katz juga mengklaim Tangsiri bertanggung jawab langsung atas penanaman ranjau yang telah berkontribusi pada pemblokiran Selat Hormuz. 

Bahkan Trump menyebut Iran tidak lagi memiliki penebar ranjau. "Yang menakjubkan adalah, kita tidak membutuhkan Selat Hormuz. Kita tidak membutuhkannya. Kita tidak membutuhkannya sama sekali. Kita memiliki begitu banyak minyak. Negara kita tidak terpengaruh oleh ini," kata Trump kala itu.

Baca Juga:
Pembiayaan BSI (BRIS) Capai Rp323 Triliun per Februari 2026

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Arus Balik Lebaran, Volume Kendaraan di GT Cikarang Utama Naik Saat Diskon Tarif Tol Berlaku
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
DLH DKI: Bantaran Kali di TPU Tanah Kusir Itu Penampungan Sampah Sementara
• 12 jam laludetik.com
thumb
China Krisis Demografi, Xi Jinping datangi Rumah Warga Dorong Keluarga "Lebih Produktif"
• 7 jam laluokezone.com
thumb
DPRD Kota Madiun Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Penurunan Pertumbuhan Ekonomi dan Kenaikan Inflasi
• 3 jam lalurealita.co
thumb
Dampak Mengerikan Perang Lawan Iran, Warga AS Mulai Kurangi Makan
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.