IPB University: Limbah Sawit Bisa jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

liputan6.com
10 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - IPB atau Institut Pertanian Bogor menyatakan, limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tambah ekonomi, seiring ketersediaannya yang melimpah di Indonesia.

Menurut Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB University Yanto Santosa menjelaskan limbah kelapa sawit dapat diolah menjadi beragam produk bernilai ekonomi tinggi sekaligus ramah lingkungan melalui penerapan teknologi yang tepat.

Advertisement

BACA JUGA: Efek Lebaran Mereda, Begini Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

"Limbah kelapa sawit memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah ekonomi. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah kelapa sawit bisa menimbulkan permasalahan yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan," ujar Yanto, melansir Antara, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa optimalisasi pemanfaatan limbah kelapa sawit memberikan berbagai manfaat, seperti meningkatkan nilai tambah ekonomi, membuka peluang usaha baru, mendukung konsep ekonomi sirkular, hingga menghasilkan energi terbarukan.

Lebih lanjut, kata Yanto, kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang mencerminkan konsep zero waste atau tanpa limbah. Dalam konsep tersebut, setiap bagian kelapa sawit dapat diolah menjadi beragam produk bernilai tambah untuk memenuhi kebutuhan manusia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjualan Produk Medis Kerek Pendapatan, OMED Raih Laba Rp368,9 Miliar di 2025
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Musuh Utama, Presiden Madrid Florentino Perez Halangi Mantan Pemain Akademinya Pindah ke Barcelona
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Profil Azra Zifa Kayla: Dari Sepak Bola, Jadi Bintang Futsal
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Agresi AS-Israel Picu Harga Pupuk Melejit, Petani Deli Serdang Menjerit
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
WFH di Tengah Krisis Energi: Jaga Keseimbangan Produktivitas dan Efisiensi
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.