Grid.ID - Aktor Arya Saloka mengaku masih memiliki trauma terkait pernikahan dalam hidupnya. Meski begitu, ia menegaskan bahwa dirinya tetap berusaha untuk perlahan menghilangkan rasa trauma tersebut.
Arya juga tidak menutup kemungkinan untuk kembali membina rumah tangga di masa mendatang. Ia menganggap trauma bukan sesuatu yang harus terus dipelihara, melainkan dihadapi dan disembuhkan.
“Ada rasa traumanya ada (pernikahan), tapi kan trauma itu harus dihilangkan. Tapi enggak menutup kemungkinan untuk menikah lagi," ujarnya dikutip dari YouTube @GenkMentriCeria.
Di tengah proses tersebut, Arya mengaku saat ini sedang banyak belajar memperbaiki diri. Ia menyadari masih ada sejumlah kekurangan dalam dirinya yang perlu dibenahi agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
Salah satu hal yang paling ia soroti adalah soal emosi. Menurutnya, kemampuan mengendalikan emosi menjadi hal penting yang harus terus dilatih dalam kehidupan sehari-hari.
“Banyak sih (kekurangan), cuman yang aku lagi memang perbaiki sekarang ya itu pasti emosi. Setiap manusia kan punya emosi ya," ungkapnya.
Ia pun mengaku kini berusaha mengubah cara berbicara dan merespons sesuatu dengan lebih tenang. Arya ingin dirinya tidak lagi mudah terbawa suasana seperti dulu.
“Jadi sekarang ketika ngomong ya nada Do bawah, bukan Do atas. Aku yang dulu sampai setelah nikah lah itu lumayan emotion," tuturnya.
Pria berusia 34 tahun ini juga blak-blakan mengakui bahwa dirinya dulu termasuk sosok yang cukup mudah terpancing. Bahkan, dalam situasi tertentu, ia merasa refleks untuk langsung maju ketika melihat sesuatu yang tidak beres.
“Lumayan emosian, cepat terpancing. Jadi kalau misalkan di lokasi ada yang dia apa-apain nah itu aku yang maju,” katanya. Pengakuan itu menjadi bagian dari refleksi dirinya atas sikap yang kini sedang ia coba ubah.
Kini, Arya memilih untuk fokus belajar menjadi pribadi yang lebih sabar dan tenang dalam menghadapi banyak hal.
“Kalau sekarang memang harus belajar itu kan, belajar untuk menenangkan diri, belajar untuk sabar, belajar untuk mengikhlaskan banyak hal gitu," tutupnya. (*)
Artikel Asli




