2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta, Arus Balik Lebaran Capai 69 Persen

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat jutaan kendaraan sudah kembali menuju arah Jakarta pada periode arus balik Lebaran 2026.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru hingga Jumat (27/3), sebanyak 2,3 juta kendaraan tercatat telah memasuki wilayah Jakarta. 

BACA JUGA: Memecah Arus Balik, Korlantas Operasikan Tol Fungsional Japek II Selatan

Hal ini disampaikan Rivan seusai rapat koordinasi dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho di Command Center PJR Korlantas Polri di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/3).

"Data yang kami miliki sampai pagi tadi, sudah memasuki Jakarta kendaraan sebesar 2,3 juta. Artinya, ini sudah mencapai 69 persen dari total kendaraan yang keluar saat mudik kemarin," kata Rivan.

BACA JUGA: Polri Lakukan One Way Presisi Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran Kedua

Meskipun angka 2,3 juta sudah tercapai, Jasa Marga memprediksi puncak arus balik belum benar-benar berakhir. Tren harian menunjukkan fluktuasi yang perlu diwaspadai para pengguna jalan tol.

Dia menjelaskan berdasarkan analisa tim di lapangan, pada tanggal 24 dan 25 Maret lalu, volume kendaraan berada di angka 206 ribu dan 192 ribu unit. Sementara itu, untuk hari ini diprediksi akan ada sekitar 183 ribu kendaraan yang melintas.

BACA JUGA: Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran di Merak, Polisi Siapkan Contraflow

"Trennya masih terus berlanjut. Kami memperkirakan volume akan naik lagi menjadi 200 ribu dan puncaknya bisa menembus 250 ribu kendaraan pada hari Minggu besok," ungkapnya.

Dia menjelaskan salah satu titik krusial yang menjadi perhatian serius adalah Kilometer (KM) 66 Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan titik temu arus kendaraan dari arah Trans Jawa dan Bandung yang sangat padat.

Tercatat, akumulasi kendaraan di KM 66 sudah mencapai 1 juta unit atau menyumbang sekitar 45 persen dari seluruh pergerakan kendaraan menuju Jakarta pagi ini.

Rivan juga menyoroti titik kemacetan yang sering bersumber dari antrean di pintu masuk rest area seperti rest area 229, 208, dan 164 menjadi penyumbang utama kepadatan lalu lintas saat ini.

"Kami mengimbau masyarakat untuk cerdas memilih tempat istirahat. Sebelum KM 229, masih ada rest area 360 dan 380 yang bisa dimanfaatkan, atau setelahnya di KM 130 agar tidak menumpuk di satu titik," sarannya.

Tidak hanya itu, pengguna jalan juga sangat disarankan untuk selalu memantau aplikasi Travoy untuk memantau kepadatan jalan secara real-time serta mengetahui ketersediaan fasilitas di setiap rest area.

Rivan mengingatkan masyarakat agar teliti melihat tipe tempat istirahat, terutama tipe B yang tidak menyediakan SPBU atau SPKLU.

"Jangan sampai sudah antre masuk ke rest area tipe B, ternyata tidak ada bensinnya. Cek di Travoy mana yang menyediakan SPBU atau charging baterai agar perjalanan tidak terhambat," tuturnya lagi.

Rivan juga mengingatkan jalur kanan dan bahu jalan ditegaskan bukan tempat untuk aksi salip-menyalip yang membahayakan.

"Tetap jaga keselamatan. Jalur kanan bukan untuk mendahului. Jika kondisi harus melambat, tetaplah gunakan jalur kiri. Mari kita jaga keselamatan bersama agar sampai di rumah tanpa kurang satu apa pun," pungkas Rivan. (mcr8/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teknologi Konstruksi: Fungsi, Jenis, dan Perkembangannya
• 26 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, Terminal Kalideres Diserbu 1.609 Penumpang dalam Sehari
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba di Banten, Sita 71 Kg Sabu
• 22 jam laludetik.com
thumb
KPK Bantah Alihkan Status Penahanan Gus Yaqut secara Sembunyi-Sembunyi
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Ribuan Baju Boneka dari Bantul Berlayar ke Negeri Paman Sam
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.