Bisnis.com, SAMARINDA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Timur memprakirakan hampir seluruh wilayah kabupaten/kota berada dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar akibat karhutla (kebakaran hutan dan lahan).
Prakirawan BMKG Kaltim Fryska Abay, menyatakan kondisi cuaca pada Jumat (27/3) akan bervariasi dari cerah berawan hingga berawan tebal di sebagian besar wilayah.
"Dini hari menjelang pagi, potensi hujan ringan masih terjadi di Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/3/2026).
Lebih lanjut, curah hujan ringan diprediksi terjadi secara sporadis di beberapa wilayah. Pada siang hari, hujan ringan berpotensi turun di Kabupaten Mahakam Ulu.
Memasuki malam, intensitas serupa diprakirakan meluas ke Berau, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu.
Pola hujan ringan tersebut diperkirakan bertahan hingga dini hari di empat wilayah terakhir.
Baca Juga
- Dinsos Kalsel Siaga Penuh Hadapi Ancaman Karhutla
- Fakta-fakta Karhutla Sepanjang 2025, Penurunan Kasus hingga Penahanan Tersangka
Berdasarkan data meteorologi, arah angin permukaan saat ini bertiup dari utara hingga timur dengan kecepatan berkisar 10–20 km/jam.
Suhu udara diprakirakan berada pada rentang 21–31 derajat Celsius, sementara kelembapan udara mencapai 60 hingga 100 persen.
Dari aspek maritim, tinggi gelombang di perairan Kalimantan Timur berada pada kategori rendah dengan ketinggian sekitar satu meter, sehingga tidak menimbulkan ancaman signifikan bagi aktivitas pelayaran.
Adapun, dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, angin kencang, serta karhutla.





