Bisnis.com, MATARAM — Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) mencatatkan peningkatan trafik data tertinggi di area Lombok Timur, yakni naik sebesar 43,7% (atau setara 70 TB) sepanjang periode Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Menyusul Lombok Timur, area Lombok Tengah dan Buleleng menjadi area dengan pertumbuhan trafik data tertinggi kedua dan ketiga di Bali Nusra, dengan kenaikan masing-masing sebesar 32,4% dan 22,5% di sepanjang periode Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Fahd Yudhanegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison menjelaskan peningkatan trafik yang tinggi di Regional Bali Nusra menjadi salah satu bukti dari keberhasilan kami dalam menghadirkan jaringan andal di berbagai lokasi prioritas dan jalur mudik.
Selama musim mudik Lebaran 2026, pelanggan paling banyak mengakses layanan pesan instan, media sosial, dan video streaming. Aplikasi dengan lonjakan aktivitas tertinggi meliputi WhatsApp, YouTube dan TikTok.
“Tentunya hal ini juga menjadi motivasi kami untuk terus menghadirkan pengalaman #LebihBaikIndosat bagi pelanggan kami di Regional Bali Nusra,” jelas Fahd, Jumat (27/3/2026)
Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison menjelaskan periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami.
Baca Juga
- Indosat Proyeksi Trafik Data Tetap Tumbuh meski 70 Juta Anak Dibatasi Akses Medsos
- Indosat (ISAT) Bidik 50 Juta Rumah yang Belum Terhubung Internet
- Trafik Layanan Indosat di Sumatra Diprediksi Naik hingga 44% Selama Mudik Lebaran 2026
“Kami bersyukur atas kepercayaan jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan Indosat selama momen mudik yang sangat penting ini. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari transformasi kami menjadi AI-TechCo.” kata Desmond
Secara nasional, Indosat mencatat lonjakan trafik data sebesar 20% lebih tinggi dibanding periode mudik Lebaran tahun lalu (YoY). Lonjakan ini sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan kenaikan trafik telekomunikasi nasional hingga 40% selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.
Puncak lonjakan berasal dari Jakarta menuju Jawa Barat (lebih dari 22%) dan Jawa Tengah (lebih dari 37%), mencerminkan tingginya kebutuhan konektivitas jutaan pelanggan Indosat yang bergerak selama Lebaran 2026. Adanya peningkatan kualitas layanan yang ditunjukkan melalui penurunan downtime sebesar 20% pada periode Lebaran 2026.
Di tengah lonjakan trafik, jaringan Indosat tetap andal dan stabil. Sebagai AI-TechCo, Indosat mengoptimalkan jaringan berbasis AI di 77 jalur mudik, mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api, sepanjang total ~8.121 km, serta 797 point of interest (POI) strategis. Pemantauan kualitas jaringan dilakukan 24 jam penuh oleh lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia, memastikan pelanggan tetap terhubung dengan nyaman di tol, rest area, stasiun, maupun destinasi wisata.
Indosat memanfaatkan teknologi AI untuk memantau trafik jaringan secara real-time, memprediksi potensi kepadatan, dan mengoptimalkan kapasitas secara otomatis sebelum pelanggan merasakannya. Pendekatan ini memungkinkan jaringan 4G dan 5G Indosat bekerja secara sinergis -- dengan 4G tetap menjadi baseline layanan yang stabil, sementara 5G hadir untuk mengcover lonjakan trafik di titik-titik kritis.
Sistem AI Indosat mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik hingga lebih dari 60% lebih cepat, memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan dilakukan secara proaktif di 77 titik strategis selama periode mudik. Fokus utama jalur mudik, rest area, stasiun, dan destinasi wisata, dimana jutaan orang berkumpul dan membutuhkan koneksi terbaik.
Kesiapan ini didukung oleh investasi infrastruktur seperti upgrade kapasitas di lebih dari 7.000 site dan lebih dari 1.600 site baru yang dibangun sejak April 2025, lebih dari 75 Mobile BTS (MBTS) yang disiagakan di jalur mudik, serta lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga 24/7 di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga dari Sabang sampai Merauke. Hasilnya, 55.000 site aktif di lebih dari 420 kabupaten, melayani jutaan pemudik tanpa gangguan, bukti nyata bahwa #LebihBaikIndosat bukan sekadar janji, melainkan komitmen yang dirasakan langsung oleh pelanggan di setiap sudut Indonesia.
“Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti. Kami merasa terdorong oleh jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami sepanjang masa mudik. Hal ini mencerminkan transformasi berkelanjutan Indosat sebagai AI-TechCo, seiring kami terus berinvestasi dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia.” ujar Desmond.





