Lulusan Indonesia Dibidik Kerja ke Luar Negeri, Sektor Digital Jadi Andalan Baru

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Menteri P2MI Mukhtarudin (kiri) bersama Wakil Menteri P2MI Christina Aryani (kanan) dalam acara bincang-bincang bersama para jurnalis di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Kamis (23/10/2025). (Sumber: ANTARA/Katriana)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mulai mengarahkan strategi baru dalam penempatan pekerja migran dengan menjadikan sektor digital sebagai fokus utama.

Langkah ini membuka peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi di Indonesia untuk menembus pasar kerja global di tengah tingginya kebutuhan tenaga digital di berbagai negara.

Wakil Menteri P2MI Christina Aryani mengungkapkan minat lulusan perguruan tinggi Indonesia untuk bekerja di luar negeri sebenarnya cukup tinggi, terutama di bidang digital. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terakomodasi dengan baik.

Baca Juga: Kementerian P2MI Luncurkan Kredit Usaha Rakyat, Bunga Hanya 6 Persen!

“Minat lulusan Binus bekerja di luar negeri cukup tinggi, khususnya di sektor digital. Namun, mereka masih menghadapi kendala dalam mengakses informasi dan jalur penempatan yang tepat," kata Christina usai menerima kunjungan akademisi Universitas Binus di Kementerian P2MI Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, Indonesia memiliki basis talenta digital yang besar, terutama dari lulusan bidang teknologi informasi, ilmu komputer, hingga sistem informasi.

Jumlah lulusan dari sektor tersebut terus meningkat setiap tahun, seiring dengan perkembangan industri digital di dalam negeri. Meski demikian, penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) di sektor digital masih tergolong terbatas.

Padahal, kebutuhan tenaga kerja digital di pasar global terus meningkat dan membuka peluang yang luas bagi tenaga kerja dari Indonesia.

Menurut Christina, keterbatasan ini bukan disebabkan oleh minimnya permintaan, melainkan karena belum adanya kepercayaan penuh dari agensi penempatan internasional terhadap kesiapan tenaga kerja digital Indonesia.

“Selama ini, lowongan di sektor digital terlihat sedikit. Namun, itu bukan karena tidak ada kebutuhan, melainkan karena belum ada keyakinan bahwa Indonesia mampu menyuplai tenaga kerja digital yang siap kerja,” katanya dikutip dari Antara.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pekerja migran Indonesia
  • PMI sektor digital
  • kerja luar negeri lulusan Indonesia
  • P2MI
  • talenta digital Indonesia
  • lowongan kerja global
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selangkah Lagi Menuju Piala Dunia 2026, Italia Tantang Bosnia di Final Play-off
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Asing Net Sell Rp 20 T dalam Sehari, Saham BBCA dan BBRI Paling Banyak Dilepas
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Suasana DPR Gelap Gulita di Hari Pertama Penerapan Hemat Energi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026, ASDP Catat Total Penumpang Tembus 894 Ribu Orang
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Presiden Prabowo Tinjau Bantaran Rel di Senen, Warga Harapkan Hunian Layak
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.