JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang nenek diduga hendak melakukan aksi pencurian di kawasan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, terpergok pemilik rumah. Peristiwa ini sempat terekam video dan beredar di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @info_jabodetabek, terlihat seorang nenek menggunakan tongkat mengendap-endap menuju salah satu rumah warga.
Berdasarkan narasi yang beredar, nenek tersebut diduga berpura-pura meminta izin menggunakan toilet untuk bisa masuk ke dalam rumah.
Namun, saat berada di dalam, pemilik rumah memergoki nenek tersebut ketika membuka lemari kamar.
Baca juga: Bukan Air Keras, Komnas HAM Sebut Andrie Yunus Disiram Cairan Asam Kuat
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Info Jabodetabek (@info_jabodetabek)
Diduga Berulang Kali Beraksi
Dalam keterangan unggahan disebutkan, sosok perempuan lanjut usia tersebut diduga terlibat dalam beberapa aksi serupa di wilayah Jabodetabek.
"Sosok perempuan lanjut usia yang diduga terlibat dalam beberapa aksi pencurian di Jabodetabek. Dugaan tersebut mencuat setelah kemunculan kasus di sebuah petshop di Sawangan, Depok, pada Rabu (25/03/2026), serta percobaan masuk ke rumah warga di Cipinang Muara, Jatinegara," tulis keterangan akun tersebut.
Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono membenarkan adanya peristiwa seorang nenek yang diduga hendak mencuri di rumah warga.
"Terkait video viral yang berisi seorang nenek masuk rumah warga tanpa izin. Penghuni rumah mendapati terduga sudah masuk ke dalam rumah melalui warung yang terhubung langsung ke rumah," kata Samsono saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Mudik Pakai Perahu Kayu ke Bekasi: Bebas Macet, Murah, tapi Penuh Risiko
Ia menjelaskan, pemilik rumah langsung memeriksa nenek tersebut. Namun, tidak ditemukan adanya barang yang hilang.
"Selanjutnya penghuni rumah mengusir nenek tua tersebut dan membuat video kejadian kemudian mengunggah ke media sosial," ujarnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap orang yang tidak dikenal.
"Tidak ada barang yang hilang, kita tetap mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dan berhati-hati terhadap orang yang tidak dikenal," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang