Amerika Serikat (AS) dan Iran disebut telah menjalin komunikasi secara tidak langsung beberapa waktu terakhir, saat perang terus berkecamuk. Perwakilan kedua negara juga berencana untuk segera melakukan pertemuan, yang diperkirakan akan digelar di Pakistan.
Informasi tersebut, seperti dilansir Reuters, Jumat (27/3/2026), disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Johann Wadephul dalam wawancara dengan radio Deutschlandfunk pada Jumat (27/3) waktu setempat.
"Berdasarkan informasi saya, telah ada kontak tidak langsung, dan persiapan telah dilakukan untuk bertemu secara langsung. Tampaknya itu akan segera terjadi di Pakistan," kata Wadephul dalam wawancara tersebut.
Belum ada pernyataan langsung dari AS maupun Iran mengenai rencana pertemuan di Pakistan tersebut.
Namun diketahui bahwa Pakistan, bersama Mesir dan Turki, berperan sebagai salah satu mediator untuk AS dan Iran dalam upaya negosiasi untuk mengakhiri perang yang berkecamuk sejak akhir Februari lalu.
Islamabad telah mempertahankan kontak langsung dengan Washington dan Teheran ketika saluran komunikasi semacam itu dibekukan untuk sebagian besar negara lainnya. Pakistan juga dipandang sebagai tempat yang mungkin jika perundingan damai digelar nantinya.
(nvc/ita)





