tvOnenews.com - Era baru Skuad Garuda segera dimulai. Di bawah komando arsitek anyar, John Herdman, Timnas Indonesia akan menghadapi ujian perdana dalam panggung FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026.
Namun, di tengah gairah publik yang membumbung tinggi, sebuah peringatan keras justru ditiupkan oleh pengamat sepak bola senior, Bung Binder.
Ia mewanti-wanti agar suporter tanah air tidak langsung melancarkan "serangan" jika nantinya hasil di lapangan tak seindah angan-angan.
- Instagram/oleromeny
Bagi Bung Binder, FIFA Series 2026 adalah sebuah lompatan ke "hutan belantara" bagi Herdman.
Pelatih asal Inggris ini memang punya reputasi global, namun ia belum pernah sekalipun mencicipi panasnya atmosfer sepak bola Asia, apalagi memahami seluk-beluk kekuatan di Asia Tenggara.
Oleh karena itu, Bung Binder meminta kedewasaan suporter jika pahitnya kekalahan harus tertelan di laga awal. Melalui kanal YouTube pribadinya, ia menyampaikan pesan mendalam:
"Saya menghimbau jujur sebagai pecinta dari timnas Indonesia dan tentunya supporter selama puluhan tahun terakhir. Kita sabar saja dengan John Herdman ini," ujar Bung Binder dikutip dari kanal YouTube Bola Bung Binder, Rabu (25/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kegagalan melaju ke final bukanlah kiamat, melainkan bagian dari proses adaptasi sang pelatih di medan yang benar-benar asing.
"Jangan nanti tahu-tahu di luar dugaan kita, ternyata enggak lolos ke pertandingan final FIFA Series, tahu-tahu langsung kita menghujat dia, jangan dulu."
"Karena ini juga adalah sebuah medan pertempuran yang baru bagi John Herdman. Dia belum pernah melatih di Asia Tenggara. Ya, jangankan (tim) Asia, (tim-tim) Asia Tenggara aja dia enggak tahu (kekuatannya seperti apa)," katanya menegaskan.
- Instagram @timnasindonesia
Bung Binder menyadari betul betapa besarnya dahaga juara masyarakat Indonesia. Namun, ia menggarisbawahi bahwa kritik harus memiliki batasan moral yang jelas.
Meski dirinya kerap melontarkan sentilan pedas demi didengar oleh federasi maupun pemain, ia mengharamkan adanya penghinaan pribadi.




