TANGERANG, KOMPAS.com – Warga negara China berinisial JJ (39) ditangkap usai menyelundupkan narkotika jenis MDMA atau bubuk ekstasi seberat hampir 2 kilogram (kg) ke dalam dinding koper yang telah dimodifikasi menggunakan aluminium foil.
Kepala Bea dan Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan mengatakan, pelaku sengaja memodifikasi koper untuk mengelabui mesin X-Ray di bandara.
Baca juga: Mudik Pakai Perahu Kayu ke Bekasi: Bebas Macet, Murah, tapi Penuh Risiko
"Jadi mereka ini memodifikasi kopernya dan menaruh MDMA nya di sana," ujar Hengky dalam konferensi pers di Kantor Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Jumat (27/3/2026).
Upaya penyelundupan ini terungkap saat JJ tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melakukan penerbangan dari Kamboja menuju Jakarta, Jumat (20/3/2026), atau sehari sebelum Lebaran.
Baca juga: Bukan Air Keras, Komnas HAM Sebut Andrie Yunus Disiram Cairan Asam Kuat
Kecurigaan petugas muncul ketika memeriksa koper milik JJ di terminal kedatangan.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, ditemukan 1.915 gram MDMA yang disembunyikan di bagian dinding koper.
Narkotika tersebut dibuat dalam bentuk bubuk agar lebih sulit terdeteksi dibandingkan dalam bentuk pil.
Baca juga: WN China Selundupkan 2 Kg Ekstasi lewat Bandara Soekarno-Hatta, Manfaatkan Momen Mudik
Pelaku mengira kepadatan penumpang di bandara akan membuat petugas lengah.
“Ini masa yang rawan. Mereka mengira petugas lengah karena situasi ramai,” kata Hengky.
Sementara itu, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana mengatakan, JJ telah ditetapkan sebagai tersangka dan berperan sebagai kurir.
Polisi juga menetapkan satu orang dalam daftar pencarian orang (DPO) berinisial AS alias Hansam, yang diduga sebagai pengendali dan berada di luar negeri.
Atas perbuatannya, tersangka JJ dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang