HARIAN FAJAR, PANGKEP – Sebuah mobil modifikasi tanpa pelat nomor belakang yang membawa dua drum mencurigakan menjadi sorotan warga di Kampung Solo, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Jumat malam, 27 Maret.
Kendaraan roda empat berwarna hitam tersebut terlihat berulang kali melintas di kawasan tersebut. Warga menilai mobil itu tidak biasa karena bagian belakangnya telah dimodifikasi untuk mengangkut muatan, serta tidak dilengkapi pelat nomor kendaraan di bagian belakang.
Selain itu, nomor polisi DD 1753 EY yang terpasang di bagian depan diduga tidak sesuai dengan tipe kendaraan. Sebab dalam data tercatat mobil tersebut jenis kijang berwarna silver, namun faktanya mobil tersebut berwarna hitam dengan tipe mobil opel blazer.
Saat terpantau berhenti di lokasi, bagian belakang mobil dalam kondisi terbuka dan memperlihatkan dua drum yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Mobil tersebut parkir berada tidak jauh dari area yang terdapat bak penampungan di sekitar pesisir Sungai Pangkajene.
Seorang warga setempat menyebutkan bahwa hingga saat ini belum terlihat adanya aktivitas pembongkaran muatan dari kendaraan tersebut.
“Belakang mobil terbuka, terlihat jelas ada dua drum. Di dekat situ juga ada bak penampungan, tetapi belum membongkar,” ujarnya kepada FAJAR.
Kondisi kendaraan yang telah dimodifikasi, tidak memiliki pelat belakang, serta membawa muatan dalam drum di area yang berdekatan dengan bak penampungan memunculkan dugaan adanya aktivitas distribusi BBM yang tidak sesuai prosedur.
“Kita berharap aparat terkait segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan legalitas aktivitas di Kampung Solo tersebut guna mencegah potensi pelanggaran hukum terkait peredaran solar,” paparnya. (fit)





