Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Banten
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menuturkan jika puncak arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 akan terjadi pada hari Sabtu, 28 Maret hari ini dan Minggu, 29 Maret 2026 besok.
Selain itu, ia mengatakan jika peningkatan volume kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. Di mana, hingga saat ini hampir separuh pemudik telah kembali ke Pulau Jawa.
“Arus balik tidak terjadi serentak, tetapi meningkat secara bertahap. Setelah sempat landai, pergerakan kini kembali menguat dan diproyeksikan mencapai puncaknya dalam waktu dekat,” kata Heru
Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya peningkatan di arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa. Tercatat, ada sebanyak 543.440 orang telah kembali ke Jawa pada Jumat, 27 Maret 2026 sekira pukul 14.00 WIB.
Di mana, jumlah tersebut setara dengan sekitar 60 persen dari total 898.864 pemudik yang berangkat dari Jawa saat periode mudik.bSelain penumpang, pergerakan kendaraan juga menunjukkan angka yang sejalan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan ada sebanyak 144.039 unit kendaraan telah kembali ke Jawa, atau sekitar 60 persen dari total 239.920 unit kendaraan saat arus mudik.
Dengan demikian, lanjutnya masih terdapat sekitar 40 persen pemudik yang diperkirakan akan melakukan perjalanan balik dalam beberapa hari ke depan.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa arus balik tahun ini berlangsung lebih terkendali karena penyebaran waktu perjalanan yang lebih merata.
“Distribusi arus yang lebih merata menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran layanan. Dukungan kesiapan armada, optimalisasi operasional, serta kesadaran masyarakat untuk menghindari periode puncak sangat menentukan keberhasilan layanan penyeberangan,” ujarnya.
Untuk menjaga kelancaran arus, ASDP menerapkan sejumlah strategi adaptif di lapangan. Langkah tersebut meliputi penyesuaian pola operasi kapal sesuai kondisi kepadatan, pengaturan arus kendaraan secara situasional, hingga penerapan delaying system di sejumlah buffer zone guna mengurai antrean.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa kebijakan stimulus turut berperan dalam mengatur distribusi arus balik.
“Hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp24,2 miliar atau 68,08 persen dari target. Tingkat realisasi pengguna yang telah boarding bahkan mencapai 93,98 persen. Ini menunjukkan tingginya respons masyarakat terhadap kebijakan yang kami hadirkan,” jelas Windy.
Kebijakan tersebut antara lain berupa penerapan tarif tunggal di Pelabuhan Bakauheni pada 23–29 Maret 2026, serta program diskon tiket yang berlangsung sejak 12 hingga 31 Maret 2026.
Secara kumulatif, ASDP mencatat total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak H-10 hingga H+5 mencapai 977.990 orang atau meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah kendaraan tercatat sebanyak 234.430 unit, naik 9,1 persen.
Adapun pergerakan dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.175.918 penumpang atau tumbuh 2,9 persen, dengan total kendaraan sebanyak 300.717 unit atau meningkat 6,5 persen dibandingkan tahun lalu.
Dengan berbagai langkah yang telah diterapkan, ASDP optimistis arus balik Lebaran 2026 dapat terus berlangsung lancar hingga periode berakhir, dengan pelayanan yang tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.
Editor: Redaktur TVRINews





