Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memprioritaskan peningkatan kualitas layanan pascalebaran. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, dalam keterangan resminya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Suharti mengatakan, momen pascalebaran menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Kembalinya aktivitas masyarakat harus diiringi dengan layanan publik yang semakin baik," ujar Suharti.
Baca Juga :
Sekolah Terdampak Banjir Sumatra Sesuaikan Proses PembelajaranDengan sinergi layanan luring dan daring, serta komitmen peningkatan kualitas dan produktivitas, pihaknya terus memastikan setiap kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan dapat terlayani secara optimal.
"Kami memastikan seluruh unit kerja siap memberikan layanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas sekaligus menjaga produktivitas agar kepercayaan masyarakat terus terjaga," terangnya.
Layanan Kemendikdasmen di tingkat daerah. Foto Kemendikdasmen
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Puji Retno Hardiningtyas, mengatakan, layanan yang paling banyak diakses masyarakat saat ini meliputi layanan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) untuk sekolah, kerja sama, narasumber, hingga layanan ahli bahasa.
Untuk menjaga produktivitas di tengah meningkatnya permintaan, pihaknya melakukan optimalisasi layanan daring, pengaturan prioritas layanan, pemanfaatan sistem digital untuk mengurangi antrean, serta penguatan koordinasi internal.
"Dengan langkah tersebut, kami memastikan layanan tetap berjalan efektif, efisien, dan responsif," tuturnya.




