Selain rutin melakukan perawatan sepeda motor, terutama di sistem pembakaran, perilaku berkendara juga bisa diperbaiki untuk memberikan efisiensi berkendara yang lebih baik. Meski untuk sekali perjalanan tidak begitu terasa, namun untuk hitungan bulanan besaran efisiensi bisa terasa signifikan.
Lalu apa saja perilaku yang bisa membuat penggunaan BBM di sepeda motor jadi lebih boros?
1. Berkendara Agresif
Sadar atau tidak, berkendara dengan cara yang agresif seperti buka tutup tuas gas semaunya tanpa mengukur RPM dan kecepatan, bisa mengakibatkan bahan bakar jadi boros. Berkendara agresif seperti melakukan pengereman secara mendadak, juga tak memberikan ruang buat sistem deselerasi.
Sehingga saat tuas gas dibuka kembali, pastinya akan membuat pembakaran jadi lebih besar. Artinya BBM yang dibakar lebih banyak untuk membuat motor bisa berakselerasi kembali. Baca Juga:
Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terjadi 29 Maret
2. Kecepatan Cenderung Berubah
Banyak orang yang jika mengendarai sepeda motor, cenderung tidak sabaran untuk rute yang santai. Padahal untuk perjalanan sehari-hari bisa lebih sabar dalam berkendara di jalan raya. Kecepatan yang konstan dengan bukaan gas di bawah 3000 RPM, bisa mengefisiensikan BBM.
3. Membawa Barang Berlebih
Membawa barang yang banyak sambil membonceng, juga menjadi indikasi penggunaan bahan bakar bakal boros. Mengingat beban lebih banyak, membuat mesin akan bekerja lebih berat untuk berakselerasi.
4. Jalur yang Ekstrim
Memilih jalur yang cukup ekstrim seperti tikungan dan berkelok, juga bisa jadi perilaku yang bisa membuat BBM jadi boros. Meski terkadang terlihat lebih lancar, namun kondisi jalan seperti ini menuntut kerja keras dari mesin untuk berakselerasi.
5. Menonaktifkan Fitur Auto Start/Stop
Di sepeda motor modern terutama untuk tipe sepeda motor matic, fitur start stop pada saat berhenti sebentar, itu jadi fitur wajib. Jika fitur ini dinonaktifkan, mesin motor akan terus-terusan menyala meski dalam kondisi berhenti. Baca Juga:
Ini Komponen Mobil yang Wajib Dicek Pasca Mudik Lebaran
Sebaiknya fitur ini terus diaktifkan untuk membuat pembakaran tidak terus-terusan berlangsung di mesin sepeda motor Sobat Medcom.
6. Pastikan Tekanan Ban Ideal
Hal terakhir yang patut diperhatikan adalah tekanan angin di ban harus ideal sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan atau jenis bannya. Tekanan yang lebih rendah membuat sepeda motor jadi lebih berat dan mesin akan bekerja keras untuk melakukan akselerasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





