Jalur arteri Pantura Indramayu, Jawa Barat, mengalami kepadatan hebat sejak Sabtu dini hari (28/3).
Antrean kendaraan sepanjang empat kilometer terpantau mengular di wilayah Widasari akibat limpahan volume kendaraan dari arah barat menuju timur.
Kondisi ini merupakan dampak langsung dari penerapan rekayasa lalu lintas one way di ruas jalan tol yang memprioritaskan arus balik ke arah Jakarta.
Penyebab Penumpukan KendaraanKanit Kamsel Satlantas Polres Indramayu, Ipda Dedi Hermanto, menjelaskan bahwa kemacetan dipicu oleh ketidakmampuan jalur arteri menampung lonjakan kendaraan non-tol secara bersamaan.
"Padatnya arus lalu lintas ini merupakan dampak dari diberlakukannya rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way di ruas jalan tol dari arah timur menuju barat, serta dibukanya kembali sistem putar balik atau U-turn di beberapa titik jalur," ujar Ipda Dedi kepada kumparan.
Ia menambahkan bahwa kebijakan di jalan tol memaksa kendaraan dari arah sebaliknya masuk ke jalur Pantura.
"Kebijakan tersebut membuat volume kendaraan dari arah barat menuju timur meningkat signifikan dan seluruhnya terdistribusi ke jalur arteri Pantura," jelasnya.
"Akibatnya, jalur Pantura yang menjadi akses utama kendaraan non-tol tidak mampu menampung lonjakan kendaraan dalam jumlah besar secara bersamaan," sambungnya.
Kondisi Terkini: Arus Mulai TeruraiSetelah dilakukan penutupan sejumlah titik U-turn dan pengaturan ulang lampu merah oleh petugas di lapangan, kondisi lalu lintas dilaporkan mulai menunjukkan progres positif pada siang hari.
Ipda Dedi mengonfirmasi bahwa setelah langkah-langkah diskresi diambil, hambatan di jalur utama mulai hilang.
"Sekarang sudah lancar, kendaraan sudah bisa dipacu hingga 90 kilometer per jam," tegasnya.
Kesaksian Warga di Titik MacetKepadatan yang terjadi sejak pukul 01.00 WIB ini mengejutkan warga setempat. Dodo, salah seorang warga Widasari, menyebut fenomena ini sebagai kejadian langka di wilayahnya selama masa mudik tahun ini.
"Kejadian macet seperti ini baru pertama kali terjadi di wilayah jalur Pantura Widasari, Indramayu. Menurut perkiraan, kemacetan akan terus terjadi selama beberapa hari ke depan, bersamaan dengan dinormalkannya kembali rekayasa lalu lintas di jalan tol," kata Dodo.





