Pria Diduga HIV Tawarkan Layanan Seksual Lewat Secarik Kertas di Tangsel

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial IK diduga menawarkan jasa layanan seksual melalui secarik kertas berisi tarif di kawasan Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (26/3/2026) malam.

Insiden tersebut viral di media sosial setelah rekaman amatir diunggah dan memperlihatkan pria berbaju kuning diamankan warga.

Dalam narasi video, pelaku disebut memberikan kertas berisi tarif layanan seksual dengan kategori berbeda untuk pelajar, mahasiswa, hingga orang dewasa, dengan kisaran Rp 20.000 hingga Rp 100.000.

Baca juga: 34 Terdakwa Kasus Pesta Seks Gay Siwalan Party Surabaya Disebut Mengidap HIV, Empat Terpapar TBC

Dalam video itu pula, seorang warga tampak memarahi pelaku dan meminta kartu identitas serta ponsel dari tas yang dibawanya.

Saat tas diperiksa, ditemukan botol obat bertuliskan “Telado Dolutegravir Sodium, Lamivudine, Tenofovir Disoproxil Fumarate”.

Berawal dari Warga yang Dihampiri

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat seorang warga sedang membeli bakso di Jalan Cendana, Serua, kemudian dihampiri oleh pelaku.

“Ada seseorang yang tidak dikenal tiba-tiba menghampiri warga itu sambil menawarkan dan memberikan lembaran kertas yang tertuju mengenai berhubungan seks dengan sesama jenis,” ujar Galuh, Sabtu (28/3/2026).

Baca juga: Guru SD di Pamulang yang Dilaporkan karena Tegur Siswa Minta Maaf

Warga tersebut kemudian melapor kepada keluarganya, yang selanjutnya memancing pelaku untuk kembali datang ke lokasi.

Saat pelaku datang, warga langsung menegur dan menggeledah barang bawaannya.

Sempat Dimediasi, Pelaku Dilepas

Dari hasil pemeriksaan warga, ditemukan botol obat yang disebut digunakan untuk pengobatan HIV.

Pelaku kemudian dibawa ke rumah salah satu warga untuk dimintai keterangan dan dibuatkan surat pernyataan.

“Dimediasi hingga dibuat video rekaman perjanjian agar si pelaku tidak berbuat aksi seperti itu di setiap wilayah mana pun,” kata Galuh.

Namun, pelaku tidak diserahkan ke pihak kepolisian dan hanya diamankan sementara oleh warga.

“Pria yang diduga di video itu dikembalikan (dibebaskan), hanya ponselnya yang diamankan warga setempat,” lanjut dia.

Polisi Masih Telusuri Pelaku

Polisi telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan saat ini masih menelusuri keberadaan pelaku.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Untuk pria itu belum diketahui (soal HIV) karena yang bisa mengecek itu adalah dokter. Jadi belum ketahuan itu beneran atau asumsi,” jelas Galuh.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada yang menjadi korban dari dugaan perbuatan pelaku tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Fokus Bangun Literasi Digital Generasi Muda
• 3 jam laludisway.id
thumb
Arus Balik Idul Fitri Masih Berlangsung, ”One Way” dan ”Contraflow” Tetap Diterapkan 
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Mendikdasmen Minta Provider Bantu Penerapan PP Tunas
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
ABM Investama (ABMM) Fokus Optimalisasi Aset Tambang Batu Bara di Aceh dan Kalteng
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Iran Berikan Lampu Hijau Kapal RI Lintasi Selat Hormuz, Kemlu Jaga Koordinasi
• 2 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.