PP Tunas Diterapkan, Waka MPR Ajak Gerak Bersama Ciptakan Ruang Digital Aman untuk Anak

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) resmi diterapkan mulai hari ini, Sabtu (28/3).

Pemerintah menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi platform digital yang mengabaikan perlindungan anak.

BACA JUGA: Menjelang Masuk Sekolah, Mendikdasmen Ingatkan Guru soal Implementasi PP Tunas

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyerukan seluruh pihak untuk bergerak bersama menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi penerus bangsa.

"Perlindungan anak di ruang digital bukan sekadar kebijakan. Ini keharusan. Negara hadir, semua pihak juga harus ikut bertanggung jawab," tegas Rerie, sapaan akrab Lestari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/3).

BACA JUGA: 9 Pernyataan Sikap MUI terhadap Implementasi PP TUNAS, Poin 6 Keras Betul

Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mencatat sembilan dari 10 anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia sudah aktif berinternet.

Angka itu terus melonjak dan berdampak langsung pada tumbuh kembang mereka.

BACA JUGA: 2 Platform Medsos Ini Patuhi Aturan PP Tunas yang Berlaku Efektif 28 Maret 2026

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital (Ditjen Wasdigi) mencatat lonjakan kasus pornografi anak dari 986.648 kasus (2020) menjadi 1.450.403 kasus (2024), meningkat hampir 48 persen dalam empat tahun.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR itu berpendapat bahwa menyikapi kondisi saat ini, regulasi saja belum cukup.

"Literasi digital harus menjadi kebutuhan utama keluarga. Orang tua wajib mendampingi anak. Sekolah dan masyarakat harus bergerak bersama. Jika tidak, ruang digital akan terus menjadi ancaman nyata bagi masa depan bangsa," ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Menurut Rerie, perlindungan anak di ruang digital adalah bentuk upaya bersama dalam menjaga masa depan Indonesia.

"Tidak ada ruang untuk abai dalam menghadapi tantangan ini. Tegas, konsisten, dan bertanggung jawab adalah sebuah keharusan untuk mewujudkan ruang digital yang aman, demi lahirnya generasi penerus yang berdaya saing di masa depan," pungkasnya. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Koalisi Asosiasi Industri dan Masyarakat Sipil Ingatkan Dampak PP TUNAS


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus kendaraan di GT Cikatama ke Jakarta melonjak pada H+6 Lebaran
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Media Israel: Trump Sedang Membongkar “Aliansi Merah-Hijau”, Memutus “Arteri” Tiongkok
• 13 jam laluerabaru.net
thumb
Tangis Amsal Sitepu Terjerat Kasus Dugaan Mark Up: Saya Cuma Seorang Pekerja Ekonomi Kreatif
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Lereng Merapi Jadi Destinasi Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Lewis Hamilton Sebut Mobilnya Bulm Cukup Cepat di F1 GP Jepang 2026, Ferrari Langsung Angkat Bicara
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.