Jakarta, VIVA – Malam penghargaan sepak bola nasional akhirnya punya wajah baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, PSSI menggelar ajang resmi bertajuk PSSI Awards 2026, sebuah panggung apresiasi bagi para pelaku sepak bola Tanah Air yang selama ini bekerja di dalam dan luar lapangan.
Digelar di Studio 6 Emtek City, Jakarta, Sabtu 28 Maret 2026, acara ini tak sekadar seremoni. Ia menjadi simbol penting bahwa sepak bola Indonesia mulai menata ekosistem profesional yang lebih sehat, transparan, dan menghargai prestasi.
Sebanyak 17 kategori penghargaan diumumkan, mulai dari pemain terbaik, pelatih, hingga sosok di balik layar yang selama ini jarang tersorot. Namun sorotan utama jelas mengarah pada dominasi para pemain Timnas Indonesia yang tengah menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Nama Jay Idzes menjadi bintang utama malam itu. Bek yang berkarier di Eropa tersebut dinobatkan sebagai Best Player of The Year, mengungguli sejumlah kandidat kuat seperti Yakob Sayuri, Kevin Diks, hingga Calvin Verdonk.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menambah bobot prestise pada momen tersebut. Usai menerima trofi, Idzes tak menyembunyikan rasa harunya.
"Menurut saya sangat luar biasa kami dapat melakukan ini, dan bahwa PSSI mengambil inisiatif untuk melakukan hal ini. Saya merasa sangat terhormat dapat menerima penghargaan ini," ucap Jay Idzes seperti dikutip Antara.
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata hasil kerja individu. Menurut Idzes, penghargaan itu ia persembahkan untuk semua orang yang bekerja di belakang layar yang selama ini memastikan semuanya berjalan lancar. Ia pun mengaku sangat bersyukur bisa menerima penghargaan tersebut.
Momen emosional lain bagi Idzes hadir ketika legenda sepak bola Indonesia, Tan Liong Houw, menerima penghargaan Legend of The Year secara langsung. Baginya, itu adalah pengingat bahwa sepak bola Indonesia dibangun oleh generasi terdahulu.
Maarten Paes dan Emil Audero, Bukti Kualitas di Bawah MistarDi sektor penjaga gawang, nama Maarten Paes tampil sebagai yang terbaik dengan menyabet penghargaan Men’s Goalkeeper of The Year. Ia mengungguli Emil Audero, Ernando Ari, Nadeo Argawinata, hingga Teja Paku Alam. Paes menekankan pentingnya kerja tim dibanding sekadar pencapaian individu.





