MALUKU BARAT DAYA, KOMPAS.TV - Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 6,5 terjadi di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku pada Minggu, (30/3/2026) dini hari.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Barat Daya Jemmy Lico mengatakan gempa tersebut tidak menimbulkan dampak kerusakan.
"Yang terasa hanyalah getaran gempa yang cukup kuat, namun sejauh ini tidak ada laporan kerusakan bangunan atau pun korban jiwa," kata Jemmy dihubungi dari Ambon, Minggu (29/3/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pada Minggu dini hari pukul 01:38:32 WIB terjadi gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,5.
Pusat gempa berada di laut berjarak 48 kilometer dari utara Kabupaten Maluku Barat Daya pada posisi 7,33 derajat Lintang Selatan (LS) dan 127,89 derajat Bujur Timur (BT) pada kedalaman 141 km.
Wilayah yang dirasakan adalah Tiakur (Pulau Moa) yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Maluku Barat Daya yang berkisar antara IV hingga V Modified Mercalli Intensity (MMI).
BMKG dalam rilisnya juga tidak menyebutkan adanya potensi gelombang tsunami pascagempa di wilayah terluar yang berbatasan dengan negara tetangga Timor Leste tersebut.
"Gempa ini terjadi dini hari di saat kebanyakan orang masih tertidur, namun mendadak terbangun dan berlarian ke luar rumah untuk mencari tempat yang lebih terbuka ketika merasakan guncangan gempa," ujar Jemmy dikutip Antara.
Selanjutnya, BPBD melakukan pemantauan ke berbagai pulau di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya. Hasilnya, tidak ada laporan terjadinya kerusakan bangunan atau pun korban jiwa baik luka-luka atau pun meninggal dunia.
Penulis : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- gempa bumi
- maluku barat daya
- bpbd
- bmkg
- gempa





