Pengamat sebut Kompor dan Kendaraan Listrik Alternatif Strategis Hadapi Ketidakpastian Energi

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat energi, Komaidi Notonegoro, menilai penggunaan kompor listrik dan kendaraan listrik dapat menjadi solusi strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik Timur Tengah.

"Elektrifikasi di sektor rumah tangga dan transportasi dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM), yang dalam bauran energi nasional masih mencapai sekitar 30%, sehingga sangat rentan terhadap gejolak geopolitik dan fluktuasi harga internasional," katanya.

Di tengah situasi saat ini, jelasnya, kompor listrik bisa menjadi salah satu alternatif utama karena listrik tidak harus bergantung pada minyak dan gas.

"Kita masih memiliki sumber energi lain, termasuk batu bara yang dalam bauran energi nasional, dan ketersediaannya relatif lebih besar di dalam negeri," ujar Komaidi.

Menurut Komaidi, keunggulan kompor listrik terletak pada fleksibilitas sumber energinya. Listrik dapat diproduksi dari berbagai sumber energi domestik seperti batu bara, gas, air, dan panas bumi.

Selain sektor rumah tangga, Komaidi menilai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) juga berperan penting dalam menekan konsumsi BBM nasional.

Data Kementerian ESDM menunjukkan konsumsi BBM nasional mencapai sekitar 532 juta barel per tahun, dengan sektor transportasi menyumbang sekitar 52% dari total konsumsi tersebut.

"Kendaraan listrik dapat membantu mengurangi ketergantungan pada BBM impor. Dalam jangka panjang, ini juga dapat meningkatkan ketahanan energi sekaligus menekan beban subsidi energi," jelasnya.

Komaidi juga mengapresiasi berbagai insentif yang telah diberikan pemerintah untuk mendorong percepatan elektrifikasi, mulai dari pembebasan pajak, subsidi pembelian, hingga kebijakan bebas ganjil-genap di sejumlah wilayah.

"Dengan sosialisasi yang lebih masif dan dukungan kebijakan yang konsisten, kompor listrik dan kendaraan listrik berpotensi menjadi bagian penting dalam strategi memperkuat ketahanan energi nasional," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Berisiko Melemah ke Rp17.100 Pekan Ini Dibayangi Krisis Energi Global
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Gelar Sejumlah Konferensi Internasional 2026, Binus Dorong Penguatan Talenta Indonesia
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
PP Tunas Resmi Berlaku, Waka MPR: Ciptakan Ruang Digital Aman bagi Anak
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
BTN cetak 863 pengembang baru lewat program "Mini MBA"
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Dari AC Hingga Kulkas Diskon Gede-Gedean di Transmart Full Day Sale!
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.