Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya oknum internal yang diduga kembali menggunakan vendor sistem perpajakan Coretax yang sebelumnya telah dihentikan. Jasa vendor tersebut diputus kontraknya akibat buruknya layanan.
“Coretax tiba-tiba ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax ya? Padahal sebelumnya udah ilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal. Ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita udah berhentiin karena lelet servisnya, dimasukin lagi diem-diem.” kata Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Minggu, 29 Maret 2026.
Purbaya menjelaskan penyebab Coretax lemot yang belakangan dikeluhkan oleh masyarakat karena akses yang melambat. Hal ini disebabkan adanya pihak internal yang secara diam-diam kembali menggunakan jasa vendor yang kontraknya telah diputus karena layanannya yang tak maksimal.
Baca juga: Lapor SPT Capai 9,1 Juta, Aktivasi Coretax 16,9 Juta per 26 Maret
Bendahara negara itu menegaskan akan melakukan pemeriksaan internal untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas kembalinya vendor tersebut. Selain masalah vendor, Purbaya menyoroti desain antar muka atau interface Coretax yang dinilai tidak efisien.
“Ini sekarang mereka nggak ngaku lagi siapa yang masukin. Nanti saya akan periksa lagi siapa yang masukin lagi vendor itu, kita akan tindak.” ucapnya.
Purbaya menduga ada unsur kesengajaan membuat rumit sistem agar muncul celah bagi pihak ketiga.




